PekanbaruUtama

Polisi Amankan Dua Sajam Ini Usai Aksi Brutal di UIN Suska, RM Resmi Jadi Tersangka

×

Polisi Amankan Dua Sajam Ini Usai Aksi Brutal di UIN Suska, RM Resmi Jadi Tersangka

Sebarkan artikel ini
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah.(ist)
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah.(ist)

INGATLAH.COM – Selain menangkap RM (21), pihak kepolisian juga mengamankan dua senjata tajam.

Hal itu dikonfirmasi Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah saat dikonfirmasi ingatlah.com, Kamis (26/2/2026).

“Kasusnya di tangani Polsek Binawidya. Barang bukti yang disita itu satu bilah parang dan satu bilah kapak,” kata AKP Anggi.

AKP Anggi juga menjelaskan bahwa RM saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan berencana atau percobaan pembunuhan.

“Jadi tersangka ini diduga kuat telah merencanakan untuk menganiaya korban Farradila Ayu Pramesti yang merupakan mahasiswa Ilmu Hukum,” ungkapnya.

Saat ini, tersangka da barang bukti diamankan di Polsek Binawidya.

Baca Juga  Pelaku Pembunuhan di Situjuah Berhasil Ditangkap, Begini Kata Polisi

Sebelumnya, ingatlah.com memberitakan aksi pembacokan terjadi di salah satu kawasan di Kampus UIN Suska Riau.

Aksi itu terjadi pada Kamis (26/2/2026) pagi saat korban tengah menunggu jadwal seminar proposal.

“Akibat insiden itu korban mengalami luka berat dan dirawat di RS Bhayangkara Polda Riau,” kata AKP Anggi.

Lebihlanjut,  AKP Anggi menjelaskan tersangka awalnya berangkat dari Muara Bangkinang dengan membawa sebilah parang dan sebuah kampak.

Motif sementara diduga karena pelaku sakit hati setelah korban berencana mengakhiri hubungan asmara mereka.

Setibanya di kampus, pelaku langsung menuju ruang ujian tempat korban berada.

Baca Juga  Bek Persib Bandung Berburu Tiket Piala Dunia, Putros Siap Tempur di Meksiko

Saat itu korban tengah duduk sendirian. Pelaku kemudian menghampiri dan meluapkan emosinya.

Dalam kondisi memanas, pelaku mengayunkan kampak ke arah korban. Serangan tersebut mengenai tangan kiri dan bagian kepala korban.

Tak berhenti di situ, korban yang berusaha menyelamatkan diri dengan melompat keluar jendela justru dikejar pelaku.

Korban sempat terjatuh dan diduga diseret kembali ke dalam ruangan.

Aksi brutal itu akhirnya berhasil dihentikan oleh seorang petugas cleaning service kampus bernama Agung Setiabudi yang segera melerai.

Bersama petugas keamanan kampus, pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke pos satpam sebelum diserahkan kepada pihak berwajib.