INGATLAH.COM – Tim kebanggaan masyarakat Melayu, PSPS Pekanbaru melakukan perubahan besar – besaran di paruh kedua musim 2025 – 2026.
Buktinya, tim yang kini dilatih Aji Santoso yang juga datang pelatih pengganti tercatat sudah mendatangkan sebanyak 14 pemain baru.
Kepada ingatlah.com Aji Santoso mengatakan bahwa targetnya adalah membawa PSPS Pekanbaru ke papan tengah klasemen.
Berikut deretan wajah baru yang resmi memperkuat tim kebanggaan masyarakat Riau:
Di sektor gelandang, PSPS menghadirkan Muhammad Reza Kusuma yang berposisi sebagai gelandang bertahan. Reza sebelumnya membela Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Selanjutnya, untuk memperkata kreativitas di lini tengah didatangkan juga Rendi Juliansyah yang biasa bertugas sebagai gelandang serang. Rendi didatangkan dari Sriwijaya FC.
Pemain katiga ada Natanael Siringo-Ringo, pemain versatile yang bisa bermain sebagai attacking midfielder maupun winger. Ringgo didatangkan dari PS Barito Putera.
Tak hanya itu, PSPS juga menggaet pemain berkewarganegaraan Ghana yaitu Francis Yaghr yang berposisi sebagai gelandang. Ia didatangkan dsri klub asal Lebanon Bourj FC.
Kehadiran Yaghr diharapkan memberi warna baru lewat pengalaman internasionalnya.
Selanjutnya, kini tengah semakin kuat setelah Aji Santoso sukses mendatangkan Misbakus Sholikin yang merupakan eks Adhyaksa Farmel FC.
Lebihlanjut, di lini pertahanan, PSPS merekrut bek muda potensial yang sebelumnya bermain bersama Arema FC. Ia adalah Brandon Marsel Scheunemann.
Tak hanya itu, sang mantan yaitu Douglas Nonato Cruz Oliveira yang juga defender didatangjan dari Persijap Jepara.
Pada sisi kiri dan kanan pertahanan dipercayakan kepada Dendi Agustian Maulana (eks Sriwijaya FC) yang mampu bermain sebagai left maupun right back, serta Ilhan Syafri Noer, bek kiri dari Kendal Tornado FC.
Barisan belakang juga diperkuat Achmad Riyadi, defender yang sebelumnya berseragam Persipal Palu, dan Pramudya Dwi Trenady, bek yang musim lalu sudah menjadi bagian dari skuad PSPS.
Untuk mendongkrak produktivitas gol, manajemen mendatangkan Hendika Pratama yang sebelumnya merupakan penyerang dari Persikopa Pariaman.
Lini depan juga kedatangan amunisi asing, Antonio Augusto Gamaroni de Carvalho, striker asal Brasil yang sebelumnya memperkuat Tainan City Taiwan Steel Group FC.
Sementara itu, sektor sayap diperkuat Vieri Donny Ariyanto yang merupakan winger lincah yang sebelumnya bermain untuk Sriwijaya FC.
Perombakan besar ini menunjukkan tekad kuat PSPS Pekanbaru untuk bangkit dan tampil lebih kompetitif di putaran kedua.
Kombinasi pemain lokal potensial dan tambahan tenaga asing diharapkan mampu mengangkat performa tim dan mengembalikan kejayaan Askar Bertuah di kancah sepak bola nasional.
Namun, setelah 6 laga hasilnya belum cukup memuaskan.
Paslanya, dari 6 laga itu Askar Bertuah baru mengoleksi 6 poin dengan rincian satu kali menang, 3 kali imbang dan dua kali kalah.





