INGATLAH – Di tengah tingginya mobilitas masyarakat urban, terutama kalangan anak muda yang menjadikan aktivitas nongkrong sebagai rutinitas, aspek keselamatan di jalan raya sering kali terabaikan.
Menanggapi fenomena tersebut, PT Hayati Pratama Mandiri (Honda Hayati) secara konsisten memperkuat kampanye #Cari_Aman guna mendorong perilaku berkendara yang lebih bertanggung jawab.
Sepeda motor memang menjadi primadona karena kepraktisan dan efisiensinya untuk mobilitas harian, mulai dari bekerja, kuliah, hingga bersosialisasi.
Namun, tingginya frekuensi perjalanan ini harus dibarengi dengan kewaspadaan tingkat tinggi.
Instruktur Safety Riding PT Hayati Pratama Mandiri, Benarivo De Frize, menyoroti adanya kecenderungan pengendara yang meremehkan risiko saat menempuh jarak dekat.
Padahal, karakteristik lalu lintas perkotaan yang padat dan banyaknya persimpangan merupakan faktor risiko yang signifikan.
“Sering kali pengendara merasa santai karena jaraknya dekat, padahal kondisi jalan di kota justru menuntut fokus dan kewaspadaan lebih,” jelas Benarivo.
Guna meminimalisir risiko kecelakaan, Honda Hayati membagikan panduan praktis bagi pengendara sepeda motor:
- Perlengkapan Lengkap: Selalu gunakan perlengkapan berkendara standar (helm, jaket, sarung tangan) meski hanya pergi ke lokasi yang dekat.
- Fokus Mutlak: Hindari distraksi, terutama penggunaan ponsel saat sedang mengemudi.
- Taat Aturan: Patuhi rambu lalu lintas dan sesuaikan kecepatan dengan lingkungan sekitar.
- Waspada Persimpangan: Tingkatkan perhatian di area padat dan persimpangan jalan yang rawan konflik lalu lintas.
- Etika Berkendara: Kedepankan sikap santun dan saling menghargai antarsesama pengguna jalan.
Benarivo menekankan bahwa menjadikan keselamatan sebagai gaya hidup adalah kunci utama agar aktivitas harian tetap menyenangkan tanpa risiko fatal.
“Dengan menjadikan #Cari_Aman sebagai kebiasaan, mobilitas tinggi dan aktivitas nongkrong tetap bisa dinikmati tanpa mengorbankan keselamatan. Karena sejatinya, perjalanan yang paling keren bukan yang paling cepat, tapi yang membawa kita pulang dengan selamat,” tutupnya. (*)





