Berita

Toko Jam di Pasar Atas Bukittinggi Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

×

Toko Jam di Pasar Atas Bukittinggi Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kebakaran.(ist)

INGATLAH – Sebuah toko jam milik H. Zen yang berada di Jalan Minangkabau, kawasan Pasar Atas, Kelurahan Benteng Pasar Atas, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, dilalap api pada Kamis (8/1/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp300 juta.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bukittinggi, Joni Feri, mengatakan laporan kebakaran diterima dari warga sekitar yang datang langsung ke Markas Komando DPKP.

“Laporan masuk sekitar pukul 02.08 WIB. Warga melaporkan adanya asap tebal yang keluar dari bangunan toko,” kata Joni Feri, Kamis pagi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu Piket Yudha segera bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas tiba di tempat kejadian perkara sekitar tiga menit setelah laporan diterima.

Baca Juga  Percikan Api dari Atap Picu Kebakaran, Tiga Rumah Nyaris Terbakar

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan upaya pemadaman dan penyiraman guna mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di kawasan yang tergolong padat tersebut.

Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 45 menit hingga api berhasil dikendalikan sepenuhnya.

Operasi penanganan kebakaran melibatkan enam unit kendaraan pemadam milik DPKP Kota Bukittinggi, yakni armada Matra, Karba, TX, Waterous, tangki suplai, dan kongkor, serta satu unit bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam.

Baca Juga  Dukung Penanaman Langsung Pohon di Riau, Kapolda Hadiahkan Sim Gratis Untuk Gen Z

Sebanyak 15 personel dari Kota Bukittinggi dan tujuh personel dari Kabupaten Agam dikerahkan dalam operasi tersebut, didampingi langsung oleh Kepala Bidang Operasi dan Kepala Seksi Rescue DPKP.

Dalam kejadian ini, satu orang dilaporkan terdampak, yakni Heri Kurniawan (20), karyawan Toko Jam H. Zen. Namun, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

Selain melakukan pemadaman, petugas pemadam kebakaran juga memberikan edukasi kepada warga sekitar terkait upaya pencegahan kebakaran guna meminimalisir risiko kejadian serupa di kemudian hari.