INGATLAH.COM – Kebakaran hebat terjadi di Sentral Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Harapan Jaya di Jalan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, pada Selasa (21/7/2026) malam.
Insiden tersebut menghanguskan satu unit mobil Toyota Kijang LGX dan merusak salah satu pompa pengisian bahan bakar di SPBU.
Api diduga pertama kali muncul saat sebuah mobil sedang mengisi bahan bakar.
Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan membakar area pengisian BBM hingga merusak sebagian atap bangunan SPBU.
Warga yang berada di sekitar lokasi sempat panik melihat kobaran api yang membesar di kawasan yang dipenuhi bahan bakar tersebut.
Salah seorang saksi mata, Wahyu (38), mengatakan peristiwa itu terjadi sangat cepat.
Saat kejadian, ia bersama rekannya sedang berada di seberang jalan.
“Tiba-tiba saja apinya muncul. Kami sedang duduk di seberang SPBU. Kejadiannya sangat cepat. Sepertinya api berasal dari salah satu mobil yang sedang mengisi bahan bakar,” ujar Wahyu dikutip dari riauaktual.com
Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru sekitar pukul 23.52 WIB.
Tak lama berselang, petugas langsung bergerak menuju lokasi.
Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan armada diberangkatkan pada pukul 23.54 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 23.59 WIB.
“Objek yang terbakar adalah satu unit mobil Toyota Kijang serta salah satu pompa pengisian BBM di SPBU. Tim langsung melakukan pemadaman, melokalisasi api, dan pendinginan agar tidak merambat ke fasilitas lainnya,” kata Zarman.
Sebanyak tiga pos pemadam dikerahkan dalam operasi tersebut, yakni Pos Cempaka (13), Pos 13.01, dan Pos 13.05.
Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dan rescue diterjunkan untuk mengendalikan situasi.
Menurut Zarman, area yang terdampak kebakaran diperkirakan seluas 3 x 5 meter. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke pompa pengisian BBM lainnya.
“Api berhasil dilokalisasi sehingga tidak merambat ke pompa pengisian nomor 1 dan nomor 3. Ini sangat penting untuk mencegah kebakaran yang lebih besar,” jelasnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Setelah api dipastikan benar-benar padam dan situasi dinyatakan aman, seluruh personel kembali ke markas sekitar pukul 00.44 WIB.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Sementara itu, besaran kerugian material akibat peristiwa tersebut juga masih dalam proses pendataan.





