INGATLAH.COM – PSPS Pekanbaru akan kembali berjuang di hadapan publik sendiri saat menjamu Persikad Depok pada lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Sabtu, 27 Desember 2025, pukul 19.00 WIB.
Usai jeda kompetisi, klub berjuluk Askar Bertuah masih tertahan di papan tengah klasemen.
PSPS kini berada di posisi ke-8 dengan koleksi 14 poin, terpaut cukup jauh dari pemuncak klasemen Garudayaksa yang telah mengantongi 27 poin.
Situasi ini membuat peluang PSPS untuk melaju ke putaran berikutnya berada dalam kondisi krusial.
Secara matematis, kemenangan menjadi harga mati di sisa pertandingan, tanpa ruang untuk kekalahan.
Namun, misi tersebut jelas tidak mudah dan sangat bergantung pada racikan strategi pelatih kepala Aji Santoso, terutama setelah bergulirnya bursa transfer paruh musim.
Menghadapi Persikad Depok, harapan besar disematkan kepada tuah laga kandang dan dukungan penuh suporter di Stadion Kaharuddin Nasution.
Atmosfer kandang diharapkan mampu menjadi pembeda bagi PSPS untuk membalas kekalahan pada pertemuan pertama.
Pada duel sebelumnya, PSPS Pekanbaru harus mengakui keunggulan Persikad Depok dengan skor tipis 1-0 saat bertandang ke Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (4/10/2025).
Gol tunggal Persikad dicetak Enzo Celestine melalui eksekusi penalti yang sukses mengecoh kiper PSPS, Muhammad Darmawan.
Jika menilik performa terkini, PSPS Pekanbaru masih belum konsisten.
Dalam lima laga terakhir, mereka mencatat satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.
Kekalahan telak 3-7 dari Adhyaksa menjadi catatan yang cukup mengkhawatirkan, meski sempat bangkit dengan kemenangan 1-0 atas Persiraja Banda Aceh.
Sementara itu, Persikad Depok datang ke Pekanbaru dengan modal performa yang relatif lebih stabil.
Dari lima pertandingan terakhir, tim asal Depok itu meraih tiga kemenangan dan dua kekalahan, termasuk kemenangan meyakinkan 3-0 atas Persekat Tegal dan Sriwijaya FC.
Duel PSPS Pekanbaru kontra Persikad Depok diprediksi berlangsung ketat.
Bagi PSPS, laga ini bukan sekadar soal tiga poin, melainkan penentuan nasib untuk tetap menjaga asa bersaing di Pegadaian Championship musim ini.
Dukungan suporter dan efektivitas strategi akan menjadi kunci apakah Askar Bertuah mampu bangkit, atau justru kembali tersandung di kandang sendiri.





