Berita

Jalur Padang-Bukittingi Lewat Lembah Anai Dibuka 6 Hari

×

Jalur Padang-Bukittingi Lewat Lembah Anai Dibuka 6 Hari

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Akses vital Lembah Anai, penghubung utama antara Kota Padang, Padang Panjang, dan Bukittinggi, dipastikan dibuka kembali secara terbatas untuk fase uji coba.

Keputusan strategis ini diambil oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) bersama stakeholder terkait sebagai langkah krusial untuk memulihkan mobilitas masyarakat pasca-bencana alam.

Kapolres Padang Panjang, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, mengumumkan bahwa uji coba pembukaan jalur akan berlangsung selama enam hari, efektif mulai Selasa, 16 hingga 21 Desember 2025.

“Berdasarkan assessment dari kami bersama Polres, Hutama Karya, dan Pemerintah Daerah, kita sepakat besok akan dibuka uji coba selama enam hari,” ujar AKBP Kartyana, menjelaskan hasil koordinasi multi-pihak.

Pembukaan uji coba ini menerapkan jadwal yang sangat ketat. Kendaraan roda empat dan roda dua hanya diizinkan melintas pada malam hari, yakni mulai pukul 16.00 sore hingga 09.00 pagi keesokan harinya.

Baca Juga  Tim Gabungan Tertibkan PKL di Selasar Barat Pasar Raya Padang

Pembatasan ini dilakukan untuk memaksimalkan pekerjaan berat di siang hari. Kapolres menjelaskan bahwa alat berat dimaksimalkan untuk bekerja memindahkan material longsor dan banjir bandang.

“Untuk siang hari, kami maksimalkan alat berat untuk bekerja, memindahkan material. Dengan harapan, setelah uji coba dan libur Nataru (Natal dan Tahun Baru), masyarakat bisa melintas di Lembah Anai dengan aman dari gangguan material dan alat berat yang ada,” jelasnya.

Manajemen Lalu Lintas Ketat: Larangan Mendahului

Meskipun jalur dibuka, Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, dan Kapolres Padang Panjang, mengingatkan pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas yang sangat ketat di Lembah Anai.

Baca Juga  Polisi Tangkap Pria yang Diduga Mencuri iPhone 11 di Masjid Nurul Islam

Sistem larangan saling mendahului akan diterapkan secara mutlak di seluruh jalur.

“Kami harapkan patuhi arahan dan himbauan petugas karena jalur ini tidak bisa saling mendahului, semua harus mengantre sesuai arahan petugas,” tegas Kapolres.

Selain itu, terdapat satu titik krusial yang masih menerapkan sistem buka-tutup total karena hanya satu jalur yang dapat dilintasi.
Di titik-titik lain, kendaraan dapat menggunakan dua jalur, namun kewaspadaan tinggi tetap diwajibkan.

“Tetap hati-hati, utamakan keselamatan dan patuhi arahan petugas yang berjaga di lokasi,” tutup Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menggarisbawahi pentingnya keselamatan di jalur rawan bencana. (*)