INGATLAH – Data terbaru dari Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Agam per 30 November 2025 menunjukkan peningkatan signifikan pada jumlah korban meninggal dunia.
Kecamatan Palembayan menjadi wilayah dengan korban jiwa terbanyak, mencatatkan lonjakan 28 orang dalam sehari.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Abdul Ghofur, memaparkan peningkatan drastis tersebut.
“Pada Minggu 30 November 2025 kemarin, sekira pukul 10.30 WIB jumlah korban jiwa di Palembayan sebanyak 69 orang, dan sampai pukul 23.00 WIB malam, meningkat sebanyak 28 orang menjadi 97 orang meninggal dunia,” ujar Abdul Ghofur.
Selain korban jiwa, bencana ini juga menimbulkan kerugian materiil yang membengkak. Abdul Ghofur menyebut kerugian kini telah mencapai Rp59,8 miliar, sesuai hasil pendataan sementara di lapangan.
Ia memperingatkan bahwa angka ini belum final. Proses pendataan dan penanganan masih terkendala akses.
“Angka ini masih akan terus bertambah, menyusul masih banyaknya wilayah yang belum bisa diterobos tim penanganan dampak bencana, akibat masih tertutup longsor di berbagai wilayah,” ungkapnya. (*)





