BeritaUtama

Enam Korban Longsor di Jembatan Kembar Teridentifikasi, Evakuasi Lewat Tol Sicincin–Padang

×

Enam Korban Longsor di Jembatan Kembar Teridentifikasi, Evakuasi Lewat Tol Sicincin–Padang

Sebarkan artikel ini
Material galodo menimbun badan Jembatan Kembar Silaing hingga memutus akses Padang–Bukittinggi, Kamis (27/11/2025). (ist/Ingatlah)
Material galodo menimbun badan Jembatan Kembar Silaing hingga memutus akses Padang–Bukittinggi, Kamis (27/11/2025). (ist/Ingatlah)

INGATLAH.COM – Proses identifikasi terhadap korban longsor di kawasan Jembatan Kembar, perbatasan Kota Padang Panjang, terus dilakukan sejak Kamis (27/11/2025) siang.

Menggunakan alat Inafis Sat Reskrim Polres Padang Pariaman, sejumlah identitas korban yang ditemukan meninggal dunia akhirnya berhasil dipastikan.

Enam korban yang telah teridentifikasi adalah:

1. Nilmawati (59), pedagang, warga Jl. ST Syahril RT 020, Kelurahan Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang.

2. Riki Saputra (38), buruh harian lepas, warga Jorong Aie Mancua, Kelurahan Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.

3. Junimar (52), ibu rumah tangga, warga Jl. Sutan Syahrir RT 020, Kelurahan Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang.

Baca Juga  Buruh Asal Bandung yang Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Tak Bernyawa

4. Agung Purnomo (35), karyawan swasta.

5. Silvi Marta Putri (20), warga Jorong Pisau Hilang, Kelurahan Lolo, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok.

6. Roby Handaryo (42), anggota TNI AD, warga Jorong Saruaso Timur, Kelurahan Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar.

Seluruh jenazah dievakuasi menuju RS Bhayangkara pada pukul 18.13 WIB untuk proses identifikasi lanjutan.

Evakuasi dilakukan menggunakan enam unit ambulans milik Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman serta satu unit kendaraan Sidokkes Polres Padang Pariaman.

Baca Juga  Terungkap, Narkoba Jadi Alasan Oknum Polisi di Riau Aniaya Warga Hingga Tewas

Seluruh armada bergerak melalui jalur Tol Sicincin–Padang demi mempercepat penanganan.

 

Di sisi lain, warga di sekitar Silaing, Padang Panjang, masih melaporkan adanya beberapa orang yang diduga tertimbun material galodo atau banjir bandang yang melanda kawasan itu pada Kamis siang.

Sebelumnya, banjir bandang menerjang Jembatan Kembar dan menimbun sebagian konstruksi dengan material lumpur dan kayu, memutus total akses utama Padang–Bukittinggi.

Hingga Jumat (28/11/2025) pukul 01.00 WIB, curah hujan masih tinggi dan situasi di lapangan belum sepenuhnya pulih.