INGATLAH – Tim kebanggaan Ranah Minang, Semen Padang FC memutuskan untuk tidak kembali ke Padang Sumatera Barat (Sumbar) setelah menghadapi Persijap Jepara.
Usai mencatat kemenangan penting di Jepara, skuad Kabau Sirah (julukan Semen Padang FC) langsung bertolak menuju Kediri kemarin Jumat (21/11) melalui perjalanan darat menggunakan bus.
Rombongan yang terdiri dari 22 pemain itu langsung melanjutkan perjalanan untuk mempersiapkan diri menghadapi laga pekan ke-14 BRI Super League 2025/2026 melawan Persik Kediri yang akan digelar di Stadion Brawijaya, Jumat (27/11).
Prioritaskan Recovery Demi Tampil Maksimal
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic menjelaskan bahwa keputusan untuk langsung menuju Kediri diambil agar pemain memiliki waktu pemulihan yang lebih efektif.
“Besok kita berangkat ke Kediri. Karena hari Kamis kita bermain di Kediri,” ujar Dejan dalam konferensi pers seusai laga melawan Persijap, Kamis (20/11).
Keputusan itu sekaligus mempertimbangkan padatnya jadwal kompetisi. Menurutnya, kembali ke Padang hanya akan menambah kelelahan pemain karena perjalanan panjang.
“Kalau kita balik ke Padang, lewat Surabaya, terlalu banyak traveling, kembali ke Jawa lagi, traveling lagi, capek. Akhirnya kita putuskan stay di sini,” jelasnya.
Kemenangan atas Persijap Jepara menjadi angin segar bagi Semen Padang FC setelah sebelumnya menelan delapan kekalahan beruntun.
Kemenangan itu membuat tim kebanggaan rakyat Sumbar ini naik ke peringkat 17 klasemen sementara dengan 7 poin.
Meski demikian, persiapan tetap harus dilakukan dengan cepat dan tepat.
Dejan menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah pemulihan dan persiapan teknis jelang laga kontra Persik Kediri.
“Besok kita recovery, dan anak-anak naik bus ke Kediri dan kita fokus ke game ke depan lawan Kediri,” katanya.
Dejan memahami betul karakter kompetisi sepak bola di Indonesia yang padat dan menuntut kondisi fisik optimal. Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga kebugaran pemain.
“Sepak bola Indonesia seperti itu, kita cuma cari cukup waktu untuk recovery. Anak-anak di pertandingan bisa lihat yang tampil bagus,” ujar pelatih berpengalaman tersebut.
Peluang Keluar dari Zona Merah
Meski berada di peringkat 17, Semen Padang FC masih memiliki peluang untuk keluar dari zona degradasi.
Jika mampu mengalahkan Persik Kediri, posisi Kabau Sirah berpotensi naik dan membuat PSBS Biak turun menggantikan tempat mereka di zona merah. Kemudian Persik Kediri saat ini berada di posisi 13 dengan poin 12.
Dengan momentum kemenangan dan strategi pemulihan yang tepat, Semen Padang FC berharap dapat melanjutkan tren positif pada laga berikutnya. (*)





