Berita

Pemkab Pasaman Barat Mediasi Sengketa Warga Mandiangin dan Koperasi MLKS

×

Pemkab Pasaman Barat Mediasi Sengketa Warga Mandiangin dan Koperasi MLKS

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bergerak cepat memfasilitasi mediasi antara masyarakat Nagari Mandiangin dan Koperasi Perkebunan Mandiangin Langgam Kinali Sejahtera (MLKS) menyusul tuntutan penyelesaian sengketa yang sempat memicu aksi demonstrasi warga.

Pertemuan penting ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pasaman Barat, Doddy San Ismail, didampingi unsur Forkopimda dan perwakilan dari PT LIN, di auditorium kantor bupati, Kamis (13/11).

Mediasi ini diselenggarakan setelah sebelumnya sejumlah warga Mandiangin melakukan orasi di lobi kantor bupati, menyuarakan tuntutan agar persoalan yang melibatkan mereka dan pihak koperasi segera dituntaskan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak diberikan ruang yang sama untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi mereka secara tertib dan aman.

Sekda Doddy San Ismail menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif dan menghindari potensi konflik di lapangan. Ia mengajak semua pihak untuk menempuh jalur musyawarah demi solusi terbaik.

Baca Juga  Pasaman Barat Berupaya Tekan Kemiskinan, Targetkan Penurunan Hingga 6,84 Persen di 2024

“Pemerintah daerah bersama Forkopimda akan berupaya mencari jalan tengah yang terbaik. Kami harap kedua belah pihak tetap berkepala dingin dan mengedepankan musyawarah,” ujar Sekda.

Usai sesi mediasi, Doddy San Ismail menyampaikan bahwa seluruh masukan dan aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan masyarakat Mandiangin maupun pihak koperasi telah dicatat dan akan menjadi dasar bagi tindak lanjut pemerintah daerah.

“Tadi kita telah melaksanakan mediasi antara masyarakat, perwakilan masyarakat Mandiangin dengan koperasi yang dihadiri oleh Forkopimda dan Forkopimca. Jadi kita tampung semua aspirasi, baik dari pihak masyarakat yang di Mandiangin maupun dari koperasi, dan kita akan sampaikan kemungkinan tindak lanjutnya,” jelasnya.

Baca Juga  Polda Sumbar Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin 2024 untuk Amankan Nataru

Komitmen Pemda untuk Keamanan dan Ketertiban

Sekda juga kembali melayangkan peringatan keras kepada masyarakat untuk menahan diri dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban pasca-mediasi. Hal ini ditujukan untuk mencegah adanya gesekan lebih lanjut di lapangan.

“Kita berharap kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Nagari Katiagan, agar menjaga kondisi di lapangan. Jangan ada lagi gesekan, supaya situasi tetap kondusif dan tidak terjadi pertikaian,” tegasnya.

Setelah mediasi selesai, Sekda Doddy San Ismail bersama sejumlah pejabat dan Forkopimda kemudian menemui langsung masyarakat Mandiangin yang masih menunggu di lobi kantor bupati.

Dalam pertemuan singkat tersebut, ia kembali mengulang komitmen serius pemerintah daerah untuk menindaklanjuti semua hasil mediasi dan bekerja keras menemukan solusi yang adil bagi seluruh pihak yang bersengketa. (*)