INGATLAH.COM – Laga pekan ke-12 BRI Super League 2025/26 antara Persis Solo melawan PSIM Yogyakarta menjadi pertandingan dengan jumlah penonton terbanyak sejauh musim ini.
Duel bertajuk Derby Mataram yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (8/11/2025), dihadiri 13.676 penonton dan berakhir imbang 2-2.
Secara keseluruhan, total penonton yang hadir langsung ke stadion pada pekan ke-12 mencapai 34.161 orang dari delapan pertandingan yang digelar.
Sementara satu laga big match antara Persib Bandung melawan Malut United ditunda karena penyesuaian jadwal untuk mendukung kiprah Persib di AFC Champions League Two.
Laga dengan jumlah penonton terbanyak kedua terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Pertemuan Arema FC dan Persija Jakarta pada Sabtu (8/11) disaksikan 10.314 penonton.
Pertandingan berlangsung sengit dan berakhir dengan kemenangan tim tamu, Persija Jakarta, dengan skor 2-1.
Di posisi ketiga, Semen Padang FC menghadapi Borneo FC Samarinda di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (9/11), dengan kehadiran 3.325 penonton.
Pada laga tersebut, tim tamu berhasil membawa pulang poin penuh usai menang 2-0.
Sementara itu, Bhayangkara Presisi Lampung FC mulai menunjukkan daya tarik baru bagi pencinta sepak bola di Lampung.
Pertandingan melawan Bali United FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Jumat (7/11), disaksikan 3.260 penonton dan berakhir dengan kemenangan Bhayangkara 2-1.
Duel Derby Jawa Timur antara Persik Kediri dan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, juga tak kalah menarik.
Meski tidak digelar di Kediri, laga tersebut tetap dihadiri 1.554 penonton, dengan hasil akhir imbang 1-1.
Pertandingan antara Dewa United Banten FC melawan PSM Makassar di Stadion Banten Internasional (BIS), Minggu (9/11), disaksikan 1.099 penonton, dengan hasil akhir 0-1 untuk kemenangan tim tamu.
Sedangkan Madura United FC yang akhirnya meraih kemenangan kandang atas Persijap Jepara di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Minggu (9/11), ditonton 933 penonton.
Sementara satu laga lainnya, PSBS Biak melawan Persita Tangerang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, digelar tanpa penonton sesuai kebijakan panitia pelaksana pertandingan.





