Berita

Sawahlunto Perkuat Industri Kreatif Lokal di Panggung SIMFes

×

Sawahlunto Perkuat Industri Kreatif Lokal di Panggung SIMFes

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Kekayaan budaya dan semangat industri kreatif lokal Kota Sawahlunto mengambil panggung utama dalam perhelatan bergengsi.

Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) merangkap Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sawahlunto, Ny. Yori Gemitia Riyanda Putra, bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Ny. Kemala Jeffry Hibatullah, menghadiri malam puncak Festival Batik Sumatera Barat.

Acara tersebut dikemas secara kolaboratif bersama Sawahlunto International Music Festival (SIMFes) yang digelar di Silo.

Kehadiran delegasi Pemko Sawahlunto, yang didampingi oleh Anggota DPRD Sumatera Barat, Ny. Neldaswenti, menjadi penanda dukungan penuh pemerintah daerah dan legislatif terhadap pertumbuhan industri kreatif lokal, khususnya batik dan songket, sebagai bagian integral dari UMKM berbasis budaya daerah.

Kolaborasi Budaya dan Pendidikan

Puncak festival dihiasi dengan peragaan busana (fashion show) yang memukau. Desain yang dipamerkan menunjukkan fleksibilitas batik, ia tidak hanya cocok sebagai busana kekinian yang modern, tetapi juga diadaptasi menjadi desain seragam yang elegan untuk pelajar sekolah.

Baca Juga  Polres Kuansing Gelar Patroli Gabungan, 55 Rakit PETI Ditemukan di Sungai Kuantan

Peragaan busana ini secara visual membuktikan bahwa nilai tradisi dapat beradaptasi dengan gaya modern dan fungsi pendidikan, menjembatani kesenjangan antara warisan budaya dan kebutuhan kontemporer.

Ketua Dekranasda, Ny. Yori Gemitia Riyanda Putra, menegaskan komitmen Pemko Sawahlunto untuk terus memperkuat fondasi industri ini.

“Pemerintah kota terus memperkuat pembinaan perajin melalui pelatihan desain, promosi digital, serta kolaborasi antara sekolah, UMKM, dan komunitas kreatif agar batik dan songket semakin dikenal generasi muda,” tegasnya.

Sinergi Kebijakan dan Dana Legislatif

Sementara itu, dukungan nyata juga datang dari ranah legislatif. Anggota DPRD Sumbar, Ny. Neldaswenti, yang secara spesifik mengalokasikan dana Pokok Pikiran (Pokir) untuk menyukseskan Festival Batik ini, menekankan peran kebijakan dalam memajukan perajin.

Baca Juga  Sinergi Tambang dan Layanan Publik, Perusahaan Lokal Sawahlunto Peningkatan RSUD

Dukungan legislatif ini, menurutnya, bertujuan untuk “memperluas akses perajin lokal terhadap pasar dan pendanaan, termasuk mendorong program penguatan industri fashion berbasis kearifan lokal dalam kebijakan ekonomi kreatif provinsi.”

Kolaborasi yang terjalin erat antara Pemko Sawahlunto dan DPRD Sumbar ini merupakan bukti nyata sinergi antara kebijakan pemerintah dan pelaku budaya.

Tujuan utamanya adalah untuk memastikan keberlanjutan warisan lokal sekaligus membuka lapangan kerja baru di sektor kreatif.

Melalui langkah konsisten ini, sejarah dan kekayaan budaya Sawahlunto diharapkan tidak hanya menjadi sekadar simbol kebanggaan daerah, tetapi juga bertransformasi menjadi fondasi ekonomi baru yang menghidupkan semangat kemandirian, pelestarian budaya, dan inovasi bernilai ekonomis bagi masyarakat. (*)