INGATLAH – Menjelang masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji () tahun , Bank Muamalat Indonesia Tbk mendesak nasabah yang telah mendapatkan porsi haji untuk segera memperkuat kesiapan finansial.
Sebagai bank syariah pelopor yang berkomitmen membangun ekosistem haji dan umrah dari hulu ke hilir, Bank Muamalat menekankan pentingnya perencanaan dana yang matang.
Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo Mulyadi, menegaskan bahwa nasabah yang telah mengetahui jadwal keberangkatan harus mulai disiplin menyisihkan dana secara teratur.
Ia menilai, kebiasaan menabung rutin tidak hanya mencakup dana pelunasan , tetapi juga penting untuk membiayai kebutuhan perjalanan, persiapan logistik keluarga yang ditinggalkan, hingga pengeluaran pribadi selama di Tanah Suci.
“Agar lebih tenang dan fokus, sisihkan dana untuk pelunasan pada rekening terpisah, misalnya di Tabungan iB Hijrah Haji,” ujar Ricky dalam keterangan tertulis, Selasa (4/11/2025).
Setoran Otomatis dan Program Berhadiah Umrah
Untuk memudahkan nasabah, Ricky menjelaskan bahwa Bank Muamalat menyediakan fasilitas setoran rutin otomatis melalui aplikasi Muamalat .
Fasilitas ini memungkinkan nasabah menyesuaikan nominal tabungan secara berkala agar sesuai dengan target dana yang dibutuhkan menjelang pelunasan.
Selain fasilitas digital, Bank Muamalat juga menghadirkan Program Rindu Haji (Rincian Dana untuk Haji) sebagai bentuk apresiasi.
Melalui program ini, nasabah berkesempatan mendapatkan hadiah satu paket perjalanan umrah bersama pasangan atau keluarga.
Syaratnya adalah menambah dana baru minimal juta di Tabungan iB Hijrah Haji dan mengaktifkan setoran rutin otomatis setiap bulan minimal . Program ini akan berakhir pada Desember .
Ricky menambahkan bahwa produk Tabungan iB Hijrah Haji juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang baru berencana mendaftar porsi haji, termasuk pendaftaran bagi anak-anak yang telah berusia tahun.
“Bagi nasabah yang sudah berniat dan sedang mempersiapkan diri mendaftar porsi haji, juga bisa memanfaatkan Tabungan iB Hijrah Haji, termasuk untuk anak-anak. Sebab di usia 12 tahun, anak-anak sudah bisa mulai didaftarkan porsi haji,” tambah Ricky.
Bank Muamalat berharap, dengan dukungan teknologi digital dan inovasi produk tabungan berbasis syariah ini, masyarakat dapat lebih siap menghadapi kewajiban pelunasan haji .
Disiplin menabung sejak dini menjadi kunci agar keberangkatan haji berjalan lancar tanpa kendala finansial. (*)





