Berita

Nagari Sitalang Juara Tiga Ketahanan Pangan Provinsi, Bupati Agam Dorong Lanjutkan Sawah Pokok Murah

×

Nagari Sitalang Juara Tiga Ketahanan Pangan Provinsi, Bupati Agam Dorong Lanjutkan Sawah Pokok Murah

Sebarkan artikel ini
Bupati Agam, H. Benni Warlis kunjungan kerja ke Nagari Sitalang, Kecamatan Ampek Nagari. (Foto: Diskominfo Agam)

INGATLAH – Bupati Agam, H. Benni Warlis melanjutkan agenda sinergi dengan pemerintah nagari melalui kunjungan kerja ke Nagari Sitalang, Kecamatan Ampek Nagari, Selasa (21/10).

Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung kondisi wilayah, sekaligus menyerap aspirasi kritis masyarakat terkait pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor ketahanan pangan.

Nagari Sitalang Ukir Prestasi di Tingkat Provinsi

Wali Nagari Sitalang, Indra Saputra, menyambut kunjungan Bupati dengan menyampaikan rasa syukurnya atas berbagai capaian yang berhasil diraih nagarinya.

Nagari Sitalang, menurut Indra, telah berhasil mengharumkan nama Kabupaten Agam di tingkat provinsi.

“Alhamdulillah, Nagari Sitalang terakhir membawa nama Kabupaten Agam pada dua lomba tingkat provinsi. Tahun 2024, kita ikut Lomba PKK dan Lomba Ketahanan Pangan, dan untuk ketahanan pangan berhasil meraih juara tiga,” ungkap Indra Saputra.

Indra menambahkan bahwa komitmen nagari terhadap ketahanan pangan sangat tinggi, dibuktikan dengan alokasi minimal 20 persen dari anggaran nagari untuk kegiatan di bidang tersebut.

Baca Juga  Cucu Mahfud MD Keracunan MBG di Jogja, Kepala BGN Minta Maaf

Ia optimistis, kebijakan dan pembinaan yang dilakukan telah menghasilkan perkembangan yang cukup baik pada sektor tersebut hingga saat ini.

Perjuangan Irigasi dan Infrastruktur

Selain laporan capaian, Wali Nagari juga menyoroti kebutuhan mendesak terkait infrastruktur.

Ia menyebut, meskipun program P1 Kecamatan sepanjang 730 meter telah dilaksanakan pada 2024, namun masih ada sekitar 3,7 kilometer jalan yang membutuhkan perhatian.

Isu krusial lainnya adalah kondisi rawan bencana longsor di sekitar Simpang Sarasah yang menyebabkan putusnya bandar irigasi pengairan lahan pertanian seluas sekitar 13 hektare.

Untuk mengatasi keterbatasan ini, masyarakat Sitalang menunjukkan inisiatif dengan membeli pipa secara swadaya guna menyalurkan air ke mushala, rumah warga, dan lahan pertanian.

Mendukung Transformasi Pertanian

Menanggapi laporan dan semangat warga, Bupati Agam Benni Warlis memberikan apresiasi tinggi, terutama terhadap upaya mempertahankan ketahanan pangan.

Ia menyoroti program Sawah Pokok Murah (SPM) yang menunjukkan hasil positif.

Baca Juga  Flyover Garuda Sakti Pekanbaru Siap Dibangun, Proses Lahan Selesai Akhir 2024

“Kegiatan ketahanan pangan dengan konsep Sawah Pokok Murah (SPM) hasilnya sangat baik. Program ini harus kita lanjutkan karena biayanya murah, hasilnya pun lebih baik. Di Sumatera Barat, rata-rata daerah yang menjalankan SPM berhasil meningkatkan hasil panen,” jelas Bupati, mendorong keberlanjutan program tersebut.

Sementara itu, terkait masalah infrastruktur, Kadis PUPR Kabupaten Agam, Ofrizon, S.T., menjelaskan adanya perubahan mekanisme pendanaan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) menjadi Dana Inpres (Instruksi Presiden) untuk pembangunan jalan.

“Usulan terkait perbaikan jalan yang disampaikan Pak Wali sudah kita teruskan melalui Bapak Bupati ke Kementerian PUPR dan Bappenas. Mudah-mudahan bisa terealisasi, karena nantinya penanganan dilakukan oleh Balai Jalan dan Balai Sungai, termasuk untuk perbaikan irigasi,” terang Ofrizon, menjanjikan koordinasi tingkat pusat.

Kunjungan Bupati Agam ke Sitalang diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan, menjamin kelancaran sektor pertanian, dan perbaikan infrastruktur. (*)