Pekanbaru

Korsleting Kipas Diduga Pemicu Kebakaran Hebat di Jalan Cipta Karya

×

Korsleting Kipas Diduga Pemicu Kebakaran Hebat di Jalan Cipta Karya

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Kebakaran dahsyat menghanguskan satu unit rumah beserta empat kios usaha di Kota Pekanbaru pada Minggu dini hari, 12 Oktober 2025.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB ini menimbulkan kerugian besar secara materil, meski tidak menelan korban jiwa.

Sebuah korsleting listrik pada kipas angin yang menempel di dinding rumah diduga menjadi pemicu awal kebakaran.

Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan sekitar, membakar rumah utama dan empat unit kios yang digunakan sebagai tempat usaha.

Korban utama adalah Noviardi (58), pemilik rumah sekaligus pemilik keempat kios yang ikut terbakar.

Kios-kios tersebut disewakan kepada beberapa pelaku usaha lokal, yakni: Amrizal, pemilik kios barang harian, Andi, pengelola kios pangkas rambut, Sebuah tempat latihan karate milik anak Noviardi, dan sebuah depot air minum.

Baca Juga  Hari Pertama 2025, Kecelakaan Mengerikan di Jalan Hangtuah Pekanbaru

Kebakaran terjadi pada Minggu, 12 Oktober 2025 pukul 02.30 WIB, dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB oleh petugas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru.

Lokasi kejadian berada di Jl. Cipta Karya, tepat di samping Jalan Tran Jasa Industri, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Riau.

Berdasarkan keterangan sementara dari pihak kepolisian, korsleting listrik menjadi penyebab utama kebakaran.

Api pertama kali muncul dari kipas angin yang mengalami arus pendek.

Noviardi, yang masih terjaga saat kejadian, sempat berusaha memadamkan api menggunakan air dari WC, namun gagal karena api cepat membesar.

Baca Juga  Polsek Senapelan Gandeng Petani Tanam Jagung, Perkuat Program Ketahanan Pangan Presiden

Api baru bisa dipadamkan setelah tiga jam usaha pemadaman oleh tim Damkar. Saat ini, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi.

Polsek Binawidya bersama tim Inafis dan Reskrim sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Dugaan sementara kebakaran akibat korsleting listrik. Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil penyelidikan laboratorium forensik,” jelas IPTU Santo, Kanit Reskrim Polsek Binawidya mewakili Kapolsek.

Sementara itu, kerugian materiil masih dalam proses pendataan, namun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, mengingat bangunan yang terbakar terdiri dari satu rumah utama dan empat kios produktif.