Berita

Dari Pagaruyung hingga Pacu Jawi, Inilah Potensi Wisata Unggulan Tanah Datar

×

Dari Pagaruyung hingga Pacu Jawi, Inilah Potensi Wisata Unggulan Tanah Datar

Sebarkan artikel ini
Istana Basa Pagaruyuang, Sumatera Barat [Foto: Wikipedia]
Istana Basa Pagaruyuang, Sumatera Barat [Foto: Wikipedia]

INGATLAH.COM – Kabupaten Tanah Datar, Luhak Nan Tuo, dikaruniai kekayaan adat, budaya, dan keindahan alam yang tersebar di berbagai nagari.

Potensi wisata itu kini menjadi salah satu sektor unggulan daerah untuk mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Di Tanah Datar ada 179 potensi wisata, mulai dari wisata adat, budaya, alam hingga kuliner. Beberapa destinasi yang menjadi unggulan di antaranya Istano Basa Pagaruyung, Puncak Pato, Puncak Aua Sarumpun, Nagari Tuo Pariangan, hingga pacu jawi yang rutin digelar setiap Sabtu di empat kecamatan,” ujar Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, saat menerima kunjungan Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) di Gedung Indo Jolito, Batusangkar, kemarin malam.

Baca Juga  Mahyeldi Dorong Pengembangan Wisata Banda Gadang, Daya Tarik Baru Tanah Datar

Menurut Wabup, sebagian besar potensi wisata tersebut masih memerlukan pengelolaan lebih optimal.

Karena itu, pemerintah daerah membuka ruang bagi investor maupun pihak swasta yang ingin berkontribusi dalam pengembangan pariwisata Tanah Datar.

“Kami berterima kasih atas kunjungan ASPPI. Dengan adanya kegiatan Minangkabau Travel Mart ini, Tanah Datar bisa semakin dikenal oleh pelaku wisata dari berbagai daerah,” ujarnya.

Fadly juga mengundang para pelaku pariwisata untuk datang kembali pada awal Desember 2025 mendatang, ketika Tanah Datar akan menggelar Festival Budaya Minangkabau, sebuah agenda wisata tingkat nasional.

Baca Juga  Pj Gubernur Riau Kumpulkan Kepala OPD: Evaluasi Kinerja dan Siapkan Strategi 2025

“Semoga kunjungan ini membawa kesan baik. Kami berharap Bapak dan Ibu berkenan mengajak keluarga dan rekan untuk datang menyaksikan langsung Festival Budaya Minangkabau,” kata Fadly.

Ketua Umum ASPPI, Agus Pahlevi, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemkab Tanah Datar.

Menurutnya, MTM merupakan model promosi wisata yang mempertemukan buyer dan seller.

“Dalam ASPPI tergabung pelaku wisata dari berbagai bidang, mulai travel agent, hotel, hingga transportasi. Kunjungan ini menjadi langkah penting untuk melihat langsung destinasi di Tanah Datar agar dapat dipromosikan secara lebih luas,” ujarnya.