BeritaSerbanekaUtama

“Tepuk Sakinah”, Ini Makna dan Lirik Strategi Cerdas Kemenag Edukasi Calon Pengantin

×

“Tepuk Sakinah”, Ini Makna dan Lirik Strategi Cerdas Kemenag Edukasi Calon Pengantin

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pengantin saat prosesi adat Minangkabau, Sumatra Barat. (dok. Ig @herucandriko)
Ilustrasi pengantin saat prosesi adat Minangkabau, Sumatra Barat. (dok. Ig @herucandriko)

INGATLAH.COM – Kementerian Agama kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi edukatif di program Bimbingan Perkawinan (Bimwin).

Salah satu terobosan yang kini viral di berbagai platform digital adalah “Tepuk Sakinah”, sebuah metode interaktif untuk mengingat lima pilar keluarga sakinah melalui format tepuk tangan mirip yel-yel pramuka.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa pendekatan ini dirancang bukan sekadar untuk hiburan, tetapi sebagai alat bantu penyederhana materi pra-nikah yang selama ini dinilai terlalu formal.

“Melalui Tepuk Sakinah, pilar keluarga sakinah lebih mudah diingat dan suasana pembekalan menjadi lebih hidup,” ujar Abu Rokhmad dikutip dari laman resmi Kemenag RI.

Baca Juga  Pengangguran di Sumbar Capai 177 Ribu Orang, TPT Naik Jadi 5,53 Persen

Apa Itu Tepuk Sakinah?

Tepuk Sakinah merupakan metode edukasi partisipatif berbasis gerak dan syair.

Konsepnya sederhana: pemahaman mendalam dibungkus dengan cara bermain.

Liriknya disusun dari lima prinsip dasar rumah tangga islami, lalu dikemas dalam format tepukan tangan agar mudah diingat oleh peserta pelatihan calon pengantin.

Metode ini efektif karena:

Mencairkan suasana pelatihan yang cenderung kaku

Mendorong partisipasi aktif peserta

Mengubah nilai moral menjadi pengalaman emosional.

Lirik Resmi “Tepuk Sakinah”

Berpasangan … Berpasangan … Berpasangan (tepuk 3x)

Janji Kokoh … Janji Kokoh … Janji Kokoh (tepuk 3x)

Saling Cinta

Saling Hormat

Saling Jaga

Saling Ridho

Musyawarah untuk Sakinah

 

Syair Makna Nilai Pernikahan

Baca Juga  Oppo A6 dan A6x Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh

Berpasangan (Zawaj) Pernikahan adalah penyatuan dua insan untuk saling melengkapi.

Janji Kokoh (Mitsaqan Ghalidzan) Komitmen pernikahan adalah janji sakral yang harus dijaga.

Saling Cinta – Hormat – Jaga – Ridho Kasih sayang dan penghormatan sebagai fondasi interaksi sehari-hari.

Musyawarah Setiap keputusan rumah tangga harus diambil bersama, bukan sepihak.

Tepuk Sakinah bukan pengganti materi bimbingan pra-nikah, tetapi penguat pesan moral.

Pendekatan semacam ini menunjukkan bahwa edukasi keluarga bisa disampaikan secara ringan tanpa kehilangan esensi.

Pada akhirnya, membangun rumah tangga harmonis bukan hanya soal teori, melainkan tentang bagaimana nilai-nilai luhur ditanam sejak awal — bahkan melalui sebuah tepukan tangan.