RiauDumai

Kilang Pertamina Dumai Terbakar, Api Padam Usai 3 Jam Pemadaman

×

Kilang Pertamina Dumai Terbakar, Api Padam Usai 3 Jam Pemadaman

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Kebakaran kembali melanda Kilang PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) II Dumai, Jalan Putri Tujuh, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, pada Rabu (1/10/2025) malam.

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 20.00 WIB dan berhasil dipadamkan pada pukul 23.20 WIB setelah tim gabungan melakukan serangkaian upaya pemadaman serta pendinginan.

Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herlambang, mengatakan kebakaran bermula ketika operator kilang melihat percikan api di salah satu area bangunan.

Petugas langsung berusaha memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR).

Baca Juga  1,5 Hektare Jagung Dipanen, Polisi Pastikan Petani Terus Produktif

“Namun, karena api cukup besar, tim gabungan dari internal perusahaan bersama kepolisian bergerak cepat melakukan langkah terukur, termasuk sterilisasi radius tertentu untuk mencegah risiko pencemaran maupun ledakan lanjutan,” jelas Angga, Kamis (2/10/2025).

Saat laporan masuk, polisi langsung berkoordinasi dengan pihak manajemen PT KPI RU II Dumai.

Namun, lokasi kejadian belum dapat didekati karena api masih berkobar.

“Setelah api padam pukul 23.20 WIB, tim bersama perusahaan melakukan pendinginan dan pemantauan hingga benar-benar aman,” tambahnya.

Sementara itu, Manager Communication, Relations & CSR PT KPI RU II Dumai, Agustiawan memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.

Baca Juga  120 Hektare Lahan Terbakar di Dumai, Kabut Asap Mulai Selimuti Kota

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dan kondisi sudah terkendali. Luasan area terdampak sekitar 100 meter persegi di bagian atas bangunan, namun operasional kilang secara umum tetap berjalan. Kami terus berkoordinasi dengan aparat terkait untuk investigasi lebih lanjut,” ungkapnya.

Hingga Kamis dini hari, tim gabungan Polres Dumai bersama manajemen kilang masih melakukan pemantauan.

Sementara olah TKP belum bisa dilakukan karena area masih dalam tahap pendinginan.(*)