INGATLAH.COM – Sebuah insiden keracunan makanan massal terjadi di Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.
Sebanyak 230 pelajar dari berbagai jenjang sekolah, mulai dari SD hingga SMA, diduga mengalami keracunan setelah menyantap program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (17/9).
Kronologi dan Upaya Penanganan Cepat
Para siswa dilarikan ke rumah sakit terdekat, Rumah Sakit Trikora Salakan, setelah menunjukkan gejala keracunan, seperti gatal, mual, pusing, bahkan ada yang mengalami kejang-kejang.
Kapolres Banggai Kepulauan, AKBP Ronaldus Karurukan, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bertindak cepat setelah menerima laporan.
“230 siswa dirawat di Rumah Sakit Trikora Salakan setelah mengonsumsi makanan yang disajikan oleh Badan Gizi Nasional,” kata Ronaldus, Kamis (18/9).
Polres Banggai Kepulauan segera menerjunkan personel ke lokasi dan menyediakan ambulans untuk mengevakuasi para siswa.
Petugas juga ditempatkan di area rumah sakit untuk memastikan penanganan berjalan lancar.
Meskipun harus mendapat perawatan intensif, Ronaldus memastikan bahwa kondisi para siswa secara umum stabil.
Saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti keracunan massal ini. Berdasarkan pemeriksaan awal, menu makanan yang disajikan terdiri dari ikan tuna saus, tahu goreng, sayur asam jagung, dan buah jeruk.
“Kami pasti selidiki penyebab pasti anak-anak ini keracunan,” tegas Ronaldus.
Sebagai langkah lanjutan, Polres Banggai Kepulauan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan dan penyedia makanan untuk mengirimkan sampel ke Laboratorium Badan POM Luwuk.
“Kami tidak akan berspekulasi. Kami menunggu hasil resmi dari pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini,” pungkasnya. (*)





