INGATLAH – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 24 mahasiswa Universitas Andalas (Unand) dan sejumlah warga yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di kawasan perbukitan Nagari Pauh Sangik, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota.
Evakuasi dilakukan pada Jumat (1/8/2025) dini hari setelah rombongan dilaporkan tidak bisa dihubungi sejak Kamis sore (31/7/2025) pukul 17.30 WIB.
Menurut keterangan, para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama warga tengah melakukan kegiatan tracking di area perbukitan.
Namun perjalanan terganggu karena salah satu peserta mengalami cedera akibat terperosok ke dalam lubang.
“Karena medan cukup sulit, rekan-rekan terpaksa menghentikan perjalanan dan membantu peserta yang terluka,” ungkap salah satu relawan di lokasi kejadian.
Tim pencarian gabungan dari Basarnas, BPBD Limapuluh Kota, TNI-Polri, serta relawan masyarakat langsung bergerak setelah menerima laporan kehilangan. Operasi dimulai sejak Kamis malam, namun terkendala medan terjal dan kondisi gelap.
Setelah pencarian intensif selama beberapa jam, rombongan akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.
Mahasiswa yang mengalami luka langsung diberi pertolongan pertama sebelum dibawa ke puskesmas terdekat untuk perawatan lebih lanjut.
Pihak universitas dan keluarga mahasiswa mengapresiasi respon cepat dari tim SAR gabungan dan masyarakat setempat atas kerja sama dalam operasi penyelamatan ini.





