BengkalisBeritaRiau

Terjatuh dari Pompong Saat Menjaring Udang, Atai Ditemukan Meninggal Dunia

×

Terjatuh dari Pompong Saat Menjaring Udang, Atai Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan menemukan jenazah nelayan bernama Atai (40) yang ditemukan meninggal dunia di Perairan Beting Galah, Rabu (19/6/2025). (Foto Dok. Basarnas Pekanbaru)
Tim SAR Gabungan menemukan jenazah nelayan bernama Atai (40) yang ditemukan meninggal dunia di Perairan Beting Galah, Rabu (19/6/2025). (Foto Dok. Basarnas Pekanbaru)

INGATLAH – Seorang nelayan bernama Atai (40), warga Desa Suka Damai, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, akhirnya ditemukan meninggal dunia usai terjatuh dari pompong saat menjaring udang di perairan Beting Galah.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan bahwa korban ditemukan pada Rabu (19/6/2025) pagi oleh tim SAR gabungan setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 09.10 WIB di koordinat 2°05’55” N dan 101°28’09” E, sekitar 4 nautical mile (NM) dari titik terakhir korban terlihat,” ujar Budi dalam keterangannya, Rabu siang.

Baca Juga  Empat Korban Lagi Ditemukan Tewas akibat Galodo Malalak

Operasi pencarian dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan pola Parallel Track Search dan jarak antar lintasan 1 NM.

Pencarian difokuskan di area seluas sekitar 16 NM², melibatkan unsur SAR gabungan menggunakan kapal RB 218.

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Desa Suka Damai dan diserahkan kepada pihak keluarga sekitar pukul 11.35 WIB.

“Operasi SAR kami nyatakan selesai pukul 11.40 WIB dan resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing,” tambah Budi.

Baca Juga  Nelayan di Meranti Hilang Usai Pompong Karam Dihantam Tongkang, Pencarian Dihentikan

Sebelumnya, Atai dilaporkan terjatuh dari pompong saat menjaring udang bersama dua rekannya saat berangkat ke laut pada Senin (16/6/2025) pukul 06.30 WIB menggunakan pompong masing-masing untuk menjaring udang di Perairan Beting Galah.

Saat menebar jaring, ketiganya berada dalam jarak sekitar 100 meter. Sekitar pukul 10.00 WIB, salah satu saksi melihat korban menarik jaring. Namun beberapa saat kemudian, korban tidak lagi terlihat di atas perahu.