BeritaPekanbaruRiauUtama

RI Akan Undang Dubes ASEAN Bahas Asap: KLHK Pastikan Upaya Serius Atasi Karhutla di Riau

×

RI Akan Undang Dubes ASEAN Bahas Asap: KLHK Pastikan Upaya Serius Atasi Karhutla di Riau

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Pemerintah Republik Indonesia menegaskan komitmen serius dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama di Provinsi Riau.

Hal itu ditegaskan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Dr. Hanif Faisol Nurofiq, saat memimpin rapat evaluasi penanganan dan penegakan hukum Karhutla di Balai Serindit, Pekanbaru, Selasa (22/7/2025).

Dalam pernyataannya, Hanif menegaskan bahwa Indonesia tidak akan tinggal diam menghadapi diplomasi yang menyudutkan posisi bangsa di mata dunia.

“Kita ingin menghindari polusi-polusi diplomasi yang menyudutkan Republik Indonesia. Karena itu, dalam waktu dekat, kami akan mengundang seluruh duta besar negara-negara ASEAN untuk menjelaskan duduk persoalan terkait isu asap lintas batas,” tegas Hanif.

Menteri Hanif sekaligus juga merupakan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menegaskan dalam menanggapi isu serius ini jangan sampai saling menyalahkan, yang paling penting adalah saling mendukung untuk menyelesaikan masalah bencana ini

Baca Juga  Masih Dilokasi, Kapolres Pelalawan Tegaskan Karhutla Air Kuning Tak Boleh Dianggap Aman Meski Api Padam

Ia menambahkan bahwa Indonesia merupakan pusat kendali (positive center transponder) dalam kerangka kerja sama pengendalian asap lintas batas ASEAN. Sekretariatnya berada di bawah Kementerian LHK RI.

“Kebetulan kami sebagai sekretariat ASEAN Control untuk isu ini. Jadi kami akan menghadirkan para gubernur, Kapolda, Kepala BNPB, dan jajaran terkait untuk memberikan penjelasan langsung kepada para duta besar ASEAN,” lanjutnya.

Lebih lanjut, langkah nyata telah dilakukan di lapangan, termasuk operasi modifikasi cuaca (OMC) yang menurut Hanif sudah menunjukkan hasil.

“Kemarin satu pesawat OMC sudah menurunkan hujan dan hotspot langsung menurun drastis. Hari ini datang lagi satu pesawat tambahan. Dengan dua pesawat ini, intensitas hujan akan meningkat dan diharapkan titik api cepat padam,” jelasnya.

Baca Juga  Walikota Solok Motivasi Siswa SDN 03 Kampung Jawa

Bila kondisi belum juga membaik, pemerintah siap menambah armada helikopter water bombing yang sebelumnya hanya satu akan menjadi tiga unit dan tidak memungkiri akan ditambah menjadi lima unit.

“Kalau apinya masih banyak, kita tambah sampai lima heli water bombing. Kita tidak ingin lengah,” tegas Hanif.

Di akhir pernyataannya, Hanif meminta dukungan semua pihak, termasuk media massa, agar bersama-sama membantu mengedukasi publik dan mendukung upaya pemerintah menanggulangi Karhutla.

“Kami mohon doa dan dukungan dari rekan-rekan media. Mudah-mudahan pekan depan situasi bisa terkendali dan api semakin berkurang,” pungkasnya.