INGATLAH – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru menggelar tes urine bagi petugas dan warga binaan, Rabu (9/7/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin pertama tentang pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan di lapas maupun rutan.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Erwin Fransiskus Simangunsong, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen institusinya dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.
“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mewujudkan lapas yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” ujar Erwin dalam keterangan tertulis.
Sebanyak 50 orang menjalani pemeriksaan, terdiri atas 30 petugas dan 20 warga binaan. Berdasarkan hasil yang diterima, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.
Erwin menyampaikan apresiasi terhadap dukungan BNN Kota Pekanbaru yang telah bersinergi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa tes urine akan dilakukan secara rutin guna menjaga integritas dan kondisi lapas yang kondusif.
“Kegiatan ini akan terus berlanjut secara berkala. Kami ingin memastikan lingkungan lapas tetap steril dari narkoba,” tegasnya.
Langkah ini menjadi salah satu upaya preventif yang diambil Lapas Pekanbaru untuk mendeteksi dini potensi penyalahgunaan narkotika serta memperkuat pengawasan internal di lingkungan pemasyarakatan.





