BeritaUtama

Tewas Diamuk Massa, Pelaku Jambret di Pariaman Meninggal di RS Bhayangkara

×

Tewas Diamuk Massa, Pelaku Jambret di Pariaman Meninggal di RS Bhayangkara

Sebarkan artikel ini
Pelaku jambret ditangkap warga usai kejar-kejaran di kawasan Bypass Pariaman, Minggu (15/6/2025). (Ist)
Pelaku jambret ditangkap warga usai kejar-kejaran di kawasan Bypass Pariaman, Minggu (15/6/2025). (Ist)

INGATLAH – Seorang pria berinisial RW (25) tewas usai mengalami luka serius akibat diamuk massa setelah diduga melakukan penjambretan di kawasan Jati Bypass, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (15/6/2025).

Pelaku meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Bhayangkara Padang, Senin (16/6/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.

“Benar, yang bersangkutan meninggal dunia di RS Bhayangkara Padang. Ia mengalami luka serius akibat aksi main hakim sendiri oleh warga setelah ditangkap,” kata Kasat Reskrim Polres Pariaman, Iptu Rio Ramadan, saat dikonfirmasi, Senin.

Iptu Rio mengatakan, kronologi bermula ketika korban, sepasang suami istri asal Bangkinang, tengah melakukan perjalanan menuju Padang bersama anak mereka. Mereka sempat berhenti untuk makan di sebuah rumah makan di kawasan Bypass.

Baca Juga  Tanam Pohon di Polda Riau, Rocky Gerung dan UAS Ajak Hijaukan Riau

Menurutnya, pelaku sudah mengamati gerak-gerik korban sejak di lokasi tersebut. Begitu korban melanjutkan perjalanan, Rezki langsung merampas tas milik keluarga itu yang berisi uang tunai, dua unit ponsel, dan sejumlah barang berharga.

Aksi tersebut disaksikan warga sekitar, sehingga terjadi kejar-kejaran di jalan raya.

“Setelah jambret tas, pelaku kabur menggunakan sepeda motor. Namun saat melintas di bundaran depan Hotel Cassandra, ia kehilangan kendali dan menabrak seorang pria lansia,” ujar Rio.

Pelaku sempat kembali melarikan diri dengan motornya, namun akhirnya terjatuh dan ditangkap warga. Rezki kemudian menjadi sasaran amuk massa hingga mengalami luka parah.

Baca Juga  Guru Laporkan Ayam Bau, Ini Menu MBG di Pariaman Picu Siswa Sakit

Dibawa ke Rumah Sakit dalam Kondisi Kritis

Polisi yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi pelaku ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong.

“Saat diamankan, kondisi pelaku sudah sangat parah. Kami bawa ke rumah sakit, tapi akhirnya meninggal dunia,” ujar Rio.

Pihak kepolisian saat ini masih berkoordinasi dengan rumah sakit terkait hasil visum dan pengurusan jenazah pelaku.