Berita

Ribuan Hewan Kurban di Kota Padang Jalani Pemeriksaan Kesehatan Jelang Idul Adha

×

Ribuan Hewan Kurban di Kota Padang Jalani Pemeriksaan Kesehatan Jelang Idul Adha

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Dinas Pertanian Kota Padang melalui UPTD Kesehatan Hewan (Keswan) telah memeriksa sebanyak 2.132 ekor hewan kurban, yang terdiri dari sapi dan kambing.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kelayakan dan kesehatan hewan sebelum disembelih.

Pemeriksaan dilakukan oleh tim dokter hewan dari UPTD Puskeswan Dinas Pertanian Kota Padang, yakni drh. Delvi Suryani dan drh. Deskurnia Liza.

Kegiatan ini juga didampingi oleh perwakilan dari Diskominfo Kota Padang saat menyambangi salah satu kandang penampungan di kawasan Ampera, Kelurahan Kampung Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, pada Kamis (21/5/2025).

Baca Juga  Empat Orang Hanyut di Lubuk Minturun Padang, Dua Meninggal Dunia

Ciri-ciri hewan yang dinyatakan layak untuk dikurbankan antara lain gigi telah tanggal satu kali, bulu tidak kusam, dan mata terlihat jernih. Hewan yang lolos pemeriksaan diberikan tanda berupa stiker berwarna biru.

“Untuk memaksimalkan pemeriksaan, kami membagi petugas ke dalam tiga tim. Masing-masing menyebar ke 70 titik kandang penampungan yang tersebar di sepuluh kecamatan di Kota Padang,” ungkap drh. Delvi.

Hingga Kamis siang pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 1.579 hewan kurban telah diberi stiker sebagai tanda kelayakan. Sementara, target pemeriksaan tahun ini adalah sebanyak 2.000 ekor hewan.

Delvi juga mengingatkan para pedagang hewan kurban agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan ternak yang dijual.

Baca Juga  Gandeng Australia, UI Kaji Pemanfaatan Teknologi untuk Atasi Stunting di Kota Padang

Hal serupa disampaikan oleh drh. Deskurnia Liza yang menegaskan bahwa pedagang yang belum terdata dapat segera menghubungi Dinas Pertanian agar ternaknya bisa diperiksa sebelum hari H.

“Pemeriksaan masih akan kami lakukan hingga satu hari sebelum pelaksanaan Idul Adha,” ujarnya.

Salah satu pelaku usaha peternakan, Bayu Sudistira dari Fatih Farm, mengapresiasi langkah proaktif UPTD Puskeswan tersebut.

Ia menilai pemeriksaan ini sangat penting dalam menjaga kualitas dan kesehatan hewan yang akan dikurbankan.

“Langkah ini sangat positif untuk menjamin hewan yang kami jual dalam kondisi sehat,” tuturnya. (*)