INGATLAH — Brentford berhasil menundukkan Manchester United dalam laga pekan ke-35 Premier League musim 2024/2025. Bermain di Gtech Community Stadium pada Minggu (4/5/2025) malam WIB, tuan rumah menang dramatis 4-3 atas Setan Merah.
MU sempat memimpin lewat gol Mason Mount, namun Brentford segera menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri Luke Shaw. Kevin Schade kemudian mencetak dua gol beruntun, disusul satu gol dari Yoane Wissa.
MU mencoba bangkit lewat gol Alejandro Garnacho dan Amad Diallo, tetapi gagal menghindari kekalahan.
Hasil ini mengangkat posisi Brentford ke urutan sembilan klasemen sementara dengan 52 poin. Sementara itu, Manchester United tertahan di peringkat ke-15 dengan 39 poin, semakin jauh dari zona kompetisi Eropa.
Berikut sejumlah fakta menarik dari laga panas Brentford kontra Manchester United:
1. Era Ruben Amorim Masih Suram
Sejak ditunjuk sebagai pelatih pada 11 November 2024, Ruben Amorim hanya membawa MU menang enam kali di Premier League. Tiga tim lainnya bahkan lebih buruk: Ipswich Town dan Leicester City (masing-masing tiga kemenangan), serta Southampton (satu kemenangan).
2. Rekor Positif Brentford
Brentford mencatatkan tiga kemenangan beruntun di Premier League untuk pertama kalinya sejak Oktober–November 2023. Total 15 kemenangan yang mereka raih musim ini menyamai rekor terbaik klub dalam semusim, yang sebelumnya dicapai pada musim 2022/2023.
3. MU Kalah Meski Unggul Lebih Dulu
Ini menjadi kekalahan pertama MU musim ini setelah sempat unggul terlebih dahulu. Dengan hasil ini, seluruh 20 tim Premier League musim 2024/2025 tercatat pernah kalah dalam laga yang sempat mereka pimpin — fenomena serupa sebelumnya hanya terjadi pada musim 2015/2016 dan 2020/2021.
4. Debut Bersejarah Chido Obi
Chido Obi mencatatkan rekor sebagai starter termuda Manchester United dalam sejarah Premier League, yakni di usia 17 tahun dan 156 hari.
5. Skuad Muda MU
Rata-rata usia starting XI MU dalam laga ini adalah 22 tahun 270 hari — menjadikannya susunan pemain ketiga termuda sepanjang sejarah Premier League, setelah Middlesbrough (vs Fulham, 2006) dan Arsenal (vs Portsmouth, 2009).
6. Mount Selalu Tajam Lawan Brentford
Mason Mount mencetak gol keduanya untuk MU dalam 42 pertandingan di semua ajang. Menariknya, dua gol tersebut sama-sama tercipta ke gawang Brentford.
Dengan kekalahan ini, tekanan kepada Amorim dan manajemen MU kembali meningkat. Sementara Brentford terus menunjukkan performa stabil dan siap bersaing memperebutkan tiket ke Eropa musim depan. (*)





