Olahraga

Kabau Sirah Menggeliat, Semen Padang FC Tundukkan Madura United 2-1

×

Kabau Sirah Menggeliat, Semen Padang FC Tundukkan Madura United 2-1

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Semen Padang FC berhasil mengamankan tiga poin penting usai menaklukkan Madura United dengan skor tipis 2-1 dalam lanjutan pekan ke-31 BRI Liga 1 musim 2024/2025.

Pertandingan berlangsung di Stadion GOR Haji Agus Salim, Padang, pada Minggu (4/5/2025) sore.

Dua gol kemenangan tim berjuluk Kabau Sirah dicetak oleh Cornelius Stewart dan Muhammad Ridwan. Hasil ini membawa Semen Padang FC keluar dari zona degradasi dan naik ke peringkat 15 klasemen sementara.

Pelatih kepala Semen Padang FC, Eduardo Almeida, mengakui laga kali ini bukanlah pertandingan yang mudah bagi timnya. Ia menyebut kemenangan ini terasa istimewa karena bertepatan dengan hari ulang tahun istrinya.

Baca Juga  Muhammad Ferarri Optimis Persija Bangkit dan Rebut Kemenangan di Patriot Candrabhaga

“Kemenangan ini saya persembahkan untuk istri saya yang sedang berulang tahun. Ia selalu memberi dukungan penuh, baik untuk saya maupun tim,” ujar Almeida dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.

Pelatih asal Portugal tersebut juga menyampaikan rasa bangganya terhadap kerja keras tim. Menurutnya, para pemain menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang pertandingan.

“Saya sangat senang. Semua pemain dan staf bekerja keras. Ini adalah kemenangan yang layak. Selamat untuk seluruh tim,” ujarnya.

Almeida menjelaskan bahwa timnya sengaja bermain sabar untuk menunggu momen terbaik dalam menyerang. Strategi tersebut dilakukan karena Madura United dinilai datang dengan misi mencuri satu poin.

Baca Juga  Zalnando Makin Terpacu Berburu Poin Penuh

“Mereka datang untuk hasil imbang. Kami harus cerdas dan sabar menunggu waktu yang pas untuk menyerang dan mencetak gol,” jelasnya.

Namun, setelah unggul 1-0, Almeida mengakui skuadnya kehilangan konsentrasi, sehingga Madura United mampu menyamakan kedudukan.

“Setelah gol pertama, kami sedikit lengah. Mereka menekan dan berhasil menyamakan skor,” tutur Almeida.

Menjelang akhir laga, pelatih berusia 46 tahun itu mengambil langkah berani dengan menambah kekuatan lini depan. Keputusan tersebut terbukti tepat setelah Muhammad Ridwan mencetak gol penentu kemenangan.

“Bagi kami, hasil imbang bukan pilihan. Maka kami ambil risiko dengan memasukkan Muhammad Ridwan. Strategi itu membuahkan hasil,” tutupnya. (*)