INGATLAH.COM – Hepatitis A adalah infeksi virus yang menyerang sel hati dan menyebabkan peradangan hati.
Penyakit ini dapat menyerang baik orang dewasa maupun anak-anak dan sering dikaitkan dengan kebersihan.
Infeksi bisa terjadi dengan mudah jika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi virus hepatitis A.
Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sekitar 20 juta orang di Indonesia menderita hepatitis.
World Health Organization (WHO) juga menyebut hepatitis sebagai salah satu penyakit yang perlu diwaspadai oleh negara-negara di seluruh dunia.
Benarkah Anak Suka Jajan Lebih Kebal Hepatitis?
Ada kepercayaan di masyarakat bahwa anak yang sering jajan dari tempat yang kurang bersih akan memiliki imunitas lebih kuat terhadap hepatitis A. Namun, apakah benar demikian?
Dalam webinar tentang Hepatitis pada Anak yang diadakan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Ade Rachmat Yudianto, Med Ped, SpA(K), dokter spesialis anak dan anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastrohepatologi IDAI, menjelaskan bahwa meskipun kekebalan tubuh anak dapat membantu proses penyembuhan dari penyakit infeksi, jajan sembarangan bukan cara yang tepat untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit.
“Ada beberapa faktor risiko yang harus diantisipasi, seperti risiko gangguan hati yang berat,” kata dr. Ade, menekankan bahwa membiasakan anak jajan sembarangan untuk membentuk kekebalan tubuh adalah tindakan yang berisiko.
Gejala Awal Hepatitis A
Anak yang terinfeksi hepatitis A akan menunjukkan gejala beberapa minggu setelah terpapar virus. Beberapa gejala awal hepatitis A meliputi:
- Nyeri sendi dan otot
- Demam
- Mual dan muntah
- Perubahan warna feses dan urine menjadi lebih gelap
- Mata berwarna kuning
- Nyeri pada perut bagian kanan atas
Jika mata dan kulit anak berwarna kuning, hal ini belum tentu disebabkan oleh virus hepatitis.
Hepatitis terjadi karena peradangan pada sel hati yang menyebabkan enzim hati alanine aminotransferase meningkat dua kali lipat dari kadar normal.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Terinfeksi Hepatitis A?
Anak yang menderita hepatitis A memerlukan istirahat total. Hindari kegiatan berat, berikan bed rest, dan jaga nutrisi serta hidrasi anak.
Pastikan anak mengonsumsi makanan bernutrisi baik dan memperbanyak minum air putih.
Tidak perlu membatasi makanan berlemak untuk anak penderita hepatitis A.
“Ada yang beranggapan bahwa anak dengan hepatitis tidak boleh makan lemak. Belum tentu. Lemak tidak perlu dibatasi,” ujar dr. Ade. (*)





