INGATLAH – Harga cabai merah dan hijau keriting di Pasar Padang Panjang mengalami penurunan pada pekan pertama Februari 2025. Sebelumnya, harga komoditas ini sempat melonjak sejak awal tahun.
Berdasarkan data terbaru, harga cabai merah turun sebesar Rp13.667 dari Rp76.650 menjadi Rp62.984 per kilogram.
Sementara itu, harga cabai hijau juga mengalami penurunan Rp3.334, dari Rp47.667 menjadi Rp44.333 per kilogram.
Menurut Analis Perekonomian Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, turunnya harga cabai disebabkan oleh meningkatnya pasokan dari daerah penghasil yang mulai mampu memenuhi permintaan pasar.
“Turunnya harga cabai tersebut diindikasikan karena mulai masuknya pasokan dari daerah penghasil sehingga mulai dapat memenuhi permintaan konsumen,” ujar Chandra, dikutip dari laman Kominfo Padang Panjang, Minggu (9/2/2025).
Selain cabai, sejumlah komoditas pangan juga mengalami perubahan harga. Berdasarkan survei Dinas Pangan dan Pertanian bersama Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM, dari 12 komoditas yang dipantau, delapan mengalami penurunan harga, sementara empat mengalami kenaikan.
Berikut beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga:
- Telur ayam ras turun Rp5.450 dari Rp34.850 menjadi Rp29.400 per kilogram.
- Telur itik turun Rp1.200 dari Rp33.600 menjadi Rp32.400 per kilogram.
- Bawang merah turun Rp7.000 dari Rp38.984 menjadi Rp31.984 per kilogram.
- Terong turun Rp3.000 dari Rp15.000 menjadi Rp12.000 per kilogram.
- Seledri turun Rp2.000 dari Rp20.000 menjadi Rp15.000 per kilogram.
Sementara itu, empat komoditas yang mengalami kenaikan harga meliputi:
- Kacang hijau naik Rp2.000 dari Rp24.000 menjadi Rp26.000 per kilogram.
- Minyak goreng kemasan sederhana naik Rp334 dari Rp17.333 menjadi Rp17.667 per liter.
- Jeruk naik Rp1.500 dari Rp16.500 menjadi Rp18.000 per kilogram.
- Cabai rawit mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp6.167, dari Rp68.000 menjadi Rp74.167 per kilogram.
Chandra menambahkan bahwa kenaikan harga pada beberapa komoditas masih dipengaruhi oleh stok yang terbatas.
Pemerintah Kota Padang Panjang melalui dinas terkait terus memantau pergerakan harga di pasar guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. (*)





