Berita

Polda Sumbar Klaim Patroli Efektif Kurangi Tawuran dan Balap Liar

×

Polda Sumbar Klaim Patroli Efektif Kurangi Tawuran dan Balap Liar

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Upaya Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat dalam menekan aksi tawuran dan balap liar mulai menunjukkan hasil yang positif.

Melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), kepolisian mengklaim terjadi penurunan signifikan terhadap kejadian tersebut, terutama di Kota Padang yang dikenal memiliki tingkat kenakalan remaja cukup tinggi.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan, menyampaikan bahwa strategi pencegahan yang diterapkan secara konsisten membuahkan hasil yang menggembirakan.

Ia mengungkapkan bahwa angka kejadian tawuran dan balap liar di beberapa wilayah rawan telah berkurang drastis.

Baca Juga  Bupati Siak Minta BGN Awasi Ketat SPPG Pelaksana MBG

Patroli yang dilakukan secara rutin di titik-titik rawan, serta program pembinaan terhadap pelajar dan sosialisasi di sekolah-sekolah, disebut sebagai faktor utama keberhasilan ini.

Selain itu, keterlibatan tokoh masyarakat dalam memberikan edukasi tentang dampak negatif dari tawuran dan balap liar turut memperkuat efektivitas langkah pencegahan tersebut.

“Patroli ini adalah bagian dari program Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta untuk menjadikan Kota Padang dan Sumatera Barat secara umum bebas dari aksi tawuran dan balap liar,” ujar Kombes Pol Dwi Sulistyawan.

Baca Juga  Grand Launching BOM Run 2026 Resmi Dilepas, Targetkan Hingga 10 Ribu Peserta

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa respons dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan tokoh lokal, sangat positif terhadap langkah yang diambil kepolisian.

Keberhasilan ini menjadi dorongan bagi Polda Sumbar untuk terus meningkatkan intensitas patroli serta memperluas jangkauan program edukasi di sekolah-sekolah.

Dengan hasil yang telah dicapai, pihak kepolisian berkomitmen untuk terus memperkuat langkah-langkah pencegahan guna menciptakan kondisi yang lebih aman dan kondusif bagi warga Kota Padang.

Diharapkan, angka tawuran dan balap liar dapat terus ditekan hingga mencapai nol insiden. (*)