Gaya Hidup

Lopek Bugi, Oleh-Oleh Khas Riau yang Sarat Tradisi

×

Lopek Bugi, Oleh-Oleh Khas Riau yang Sarat Tradisi

Sebarkan artikel ini
Nikmatnya Lopek Bugi khas Kampar [Foto:jember.inews.id]
Nikmatnya Lopek Bugi khas Kampar [Foto:jember.inews.id]

INGATLAH.COM – Jika berkunjung ke Riau, banyak pilihan jajanan khas yang dapat dijadikan oleh-oleh.

Salah satunya adalah Lopek Bugi, kuliner tradisional yang berasal dari Kabupaten Kampar.

Makanan ini merupakan perpaduan antara pulut (ketan) dan kelapa, yang kemudian diberi tambahan gula aren sehingga menghasilkan cita rasa manis khas.

Proses pembungkusannya menggunakan daun pisang, yang memberikan aroma alami yang khas saat dikukus.

Di balik kelezatan Lopek Bugi, terdapat cerita yang menggambarkan perjuangan kaum ibu di Kabupaten Kampar dalam meningkatkan perekonomian keluarga.

Mereka memproduksi Lopek Bugi tidak hanya untuk konsumsi pribadi, tetapi juga untuk diperjualbelikan sebagai kuliner khas Bumi Lancang Kuning.

Baca Juga  Garis Sunyi di Ujung Riau Pantai Rupat dan Tenangnya Laut Utara

Dalam bahasa Ochu Kampar, kata “bugi” berarti ketan, bukan berasal dari kata “Bugis”, seperti yang sering disalahartikan.

Sementara itu, “lopek” adalah penyebutan lain dari makanan yang lebih dikenal sebagai lepat.

Bentuk Lopek Bugi yang khas menjadikannya salah satu ikon kuliner Melayu di Kampar.

Lokasi Lopek Bugi

Saat ini, Lopek Bugi banyak dijual di kawasan Jembatan Danau Bingkuang, tepatnya di daerah Kuapan, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

Warung-warung di sepanjang Jalan Raya Pekanbaru–Bangkinang juga menyediakan Lopek Bugi sebagai oleh-oleh khas daerah, yang bisa didapatkan sekitar 30 km dari Pekanbaru.

Baca Juga  Kuliner Tradisional Itak Sampan Khas Rokan Hulu yang Menggoda Selera

Dahulu, Lopek Bugi hanya dibuat saat perayaan besar seperti Lebaran, Maulid Nabi, pernikahan, sunatan, atau acara adat lainnya.

Namun, seiring berkembangnya waktu, makanan ini kini semakin mudah ditemukan, terutama di sepanjang rute Pekanbaru menuju Bangkinang atau sebaliknya.

Keunikan rasa dan nilai tradisionalnya membuat Lopek Bugi tetap bertahan sebagai salah satu warisan kuliner khas Riau yang patut dicoba. (*)