INGATLAH.COM – Meski tampil mendominasi di Stadion Batakan, Balikpapan, Selasa (14/1) malam, Semen Padang FC harus mengakui keunggulan sementara tuan rumah Borneo FC Samarinda.
Pasalnya, Kabau Sirah julukan Semen Padang FC tertinggal 1-0 di babak pertama dalam laga yang menjadi ujian berat mereka untuk keluar dari zona degradasi.
Gol itu dicetak Gabriel Furtado pada menit ke-39 lewat sundulan. Gol itu bertahan hingga babak pertama ditutup.
Sebelumnya, ingatlah.com memberitakan, Semen Padang masih terpuruk di dasar klasemen dengan hanya mengoleksi 10 poin dari 2 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 11 kekalahan.
Posisi ini memaksa tim asuhan Eduardo Almeida berjuang habis-habisan demi meraih poin krusial di setiap laga.
Berusaha memperbaiki performa, manajemen Semen Padang bergerak agresif di bursa transfer paruh musim.
Hasilnya, lima pemain asing dan tiga pemain lokal didatangkan untuk memperkuat skuad.
Pelatih Eduardo Almeida yakin kedatangan amunisi baru ini akan membawa dampak positif.
“Para pemain baru kami memiliki pengalaman dari kompetisi kompetitif seperti Liga 1 dan Liga 2 Portugal. Saya percaya mereka bisa cepat beradaptasi dan membangun chemistry dengan tim,” ujar pelatih asal Portugal itu.
Namun, menghadapi Borneo FC di kandang lawan bukanlah tugas mudah.
Pesut Etam, yang saat ini berada di peringkat ke-10 dengan 26 poin, merupakan tim yang solid meski penampilan mereka kerap inkonsisten.
Laga ini juga menjadi kesempatan bagi Kabau Sirah untuk membalas kekalahan di pertemuan pertama Agustus 2024 lalu. Saat itu, Semen Padang tumbang dengan skor 1-3 di Stadion STIK, Jakarta.(*)





