INGATLAH.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pekanbaru memperingatkan potensi hujan yang akan melanda sebagian besar wilayah Provinsi Riau pada Kamis (9/1/2025).
Cuaca diprediksi bervariasi dari cerah berawan hingga hujan intensitas ringan hingga sedang di beberapa daerah.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasri P, menyebutkan pagi hari di Riau akan diawali dengan cuaca cerah berawan.
Namun, beberapa wilayah seperti Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Kota Dumai berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang.
“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi hujan yang disertai petir dan angin kencang,” kata Yasri.
Pada siang hingga sore hari, cuaca diperkirakan cerah berawan.
Namun, hujan ringan masih berpotensi terjadi di wilayah Bengkalis, Kampar, dan Pelalawan.
Sementara itu, malam hari diprediksi berawan dengan peluang hujan ringan hingga sedang di Kampar, Rokan Hulu, dan Indragiri Hulu.
“Perubahan cuaca yang tidak menentu ini perlu diantisipasi, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan,” imbau Yasri.
Pada dini hari, hujan ringan hingga sedang diprediksi mengguyur Bengkalis dan Dumai.
Kondisi ini dapat meningkatkan kelembapan udara dan memicu kabut tipis di beberapa daerah.
Suhu, Angin, dan Kondisi Perairan
Berdasarkan data BMKG, suhu udara di Riau hari ini diperkirakan berkisar antara 22.0 hingga 33.0 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 60 hingga 99 persen.
Angin akan berhembus dari Tenggara ke Barat Daya dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.
Di wilayah perairan Provinsi Riau, tinggi gelombang diperkirakan antara 0.50 hingga 1.25 meter, yang tergolong tenang.
Namun, BMKG tetap mengingatkan nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara mendadak.
“Meskipun kondisi laut relatif tenang, tetap diperlukan kehati-hatian, terutama jika ada tanda-tanda perubahan cuaca,” tambah Yasri.
Dengan kondisi cuaca yang dinamis seperti ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi segala kemungkinan. (thoni)





