BeritaUtama

Begini Prediksi Cuaca di Riau Menurut BMKG Pekanbaru

×

Begini Prediksi Cuaca di Riau Menurut BMKG Pekanbaru

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi.(ist)

INGATLAH.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprediksi hujan akan melanda sebagian besar wilayah Provinsi Riau pada Selasa (24/12/2024).

Forecaster On Duty BMKG, Sanya G, menyampaikan bahwa pagi hari akan didominasi cuaca berawan dengan peluang hujan ringan di sejumlah daerah.

Pada siang hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat menjadi ringan hingga sedang, terutama di wilayah Rokan Hilir dan Dumai.

Sanya G juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang di wilayah Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, Meranti, dan Kota Pekanbaru.

Baca Juga  Pemprov Sumbar Ungkap Rencana One Way, Kepariwisataan hingga Strategi Penanganan Sampah dalam Libur Lebaran 2025

“Potensi hujan sedang hingga lebat ini bisa menimbulkan dampak seperti banjir, tanah longsor, atau pohon tumbang. Kami imbau masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi cuaca terkini dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG,” ujar Sanya.

Pada sore hingga malam hari, hujan ringan hingga sedang diprediksi akan meluas ke wilayah Rokan Hilir, Pelalawan, Meranti, Siak, Bengkalis, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan sebagian Kota Dumai.

Masyarakat di wilayah tersebut diingatkan untuk tetap berhati-hati terhadap kemungkinan cuaca ekstrem.

Suhu udara di Riau diperkirakan berkisar antara 23,0 hingga 33,0 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 60 hingga 100 persen.

Baca Juga  Ramadan 1447 H, THM di Pekanbaru Wajib Tutup Total

Angin akan berhembus dari Tenggara ke Barat Daya dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.

Sementara itu, kondisi perairan Provinsi Riau diprediksi masih relatif tenang dengan tinggi gelombang antara 0,50 hingga 1,25 meter.

Namun, nelayan diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah guna menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Waspada dan persiapan menjadi kunci untuk mengurangi dampak yang mungkin ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.(*)