Berita

Delapan Nagari di Pesisir Selatan Terendam Banjir, Ribuan Rumah Terdampak

×

Delapan Nagari di Pesisir Selatan Terendam Banjir, Ribuan Rumah Terdampak

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pesisir Selatan sejak Senin dini hari (2/12/2024) menyebabkan banjir yang merendam ribuan rumah warga di delapan nagari.

Tingginya curah hujan membuat air meluap hingga menggenangi permukiman dengan ketinggian antara 30 hingga 60 cm.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan, Yuskardi, mengatakan bahwa banjir tersebut melanda delapan nagari di enam kecamatan, yakni:

  • Nagari Duku Utara, Kecamatan Koto XI Tarusan
  • Nagari Kapeh Panji, Kecamatan Bayang
  • Nagari Laban Salido, Kecamatan IV Jurai
  • Nagari Koto Ilir, Koto Nan Duo, dan Sungai Nyalo IV Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas
  • Nagari Koto Nan Tigo Utara, Kecamatan Sutera
  • Nagari Lakitan Tengah, Kecamatan Lengayang
  • Warga Sempat Mengungsi
Baca Juga  Tingkatkan Kesadaran Berkendara Aman, Honda Hayati Gelar Edukasi Safety Riding di SMAN 9 Padang

Menurut Yuskardi, sebagian warga yang rumahnya kebanjiran sempat mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. “Kini mereka telah kembali ke rumah masing-masing karena banjir sudah surut,” ujarnya.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan mengingat cuaca masih mendung.

Banjir juga merusak infrastruktur, termasuk satu ruas jalan provinsi di Kampung Lambung Bukit, Nagari Koto Nan Tigo Utara, Kecamatan Sutera, yang putus total dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Selain itu, rumah warga yang terendam juga dipenuhi lumpur, menambah beban pascabanjir.

Angin kencang yang menyertai hujan deras turut menumbangkan pohon di beberapa lokasi, seperti Nagari Barung-Barung Balantai, Kecamatan Koto XI Tarusan; Nagari Bayang Utara, Kecamatan Bayang; serta Nagari Koto Nan Duo, Kecamatan Batang Kapas.

Baca Juga  Banjir Padang Meluas, 27 Ribu Lebih Warga Terdampak

Di Kampung Sumedang, Nagari Nyiur Melambai, Kecamatan Ranah Pesisir, satu rumah warga dilaporkan rusak akibat angin kencang.

Dampak pada Destinasi Wisata

Hujan dan angin kencang juga berdampak pada Jembatan Akar, salah satu destinasi ikonik di Nagari Bayang Utara.

Dahan pohon tumbang menimpa jembatan ini, tetapi tidak menyebabkan kerusakan serius.

Tim Reaksi Cepat BPBD bersama warga telah mengevakuasi pohon tumbang dan membersihkan area tersebut.

“Kami telah memotong-motong pohon tumbang di jalan dan membersihkan lokasinya agar akses kembali lancar,” pungkas Yuskardi. (*)