BeritaUtama

Begini Kronologi Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan

×

Begini Kronologi Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan

Sebarkan artikel ini
Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar diperiksa oleh tim Propam Polda Sumbar (Foto: Grup Whatsapp).

INGATLAH.COM – Insiden penembakan sesama anggota polisi mengguncang Polres Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (22/11) dini hari.

Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar (57), diduga menembak Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshari, hingga tewas.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis ini terjadi di area parkir Polres Solok Selatan, tepatnya di Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan.

Kejadian bermula saat personel Sat Reskrim Polres Solok Selatan mengamankan diduga pelaku tambang galian C.

Saat menuju Mapolres, AKP Ulil menerima panggilan dari AKP Dadang terkait penangkapan tersebut.

Baca Juga  BMKG Deteksi 1.104 Titik Panas di Sumatera, Riau Capai 97 Hotspot

Setelah pelaku tiba di ruang pemeriksaan, tiba-tiba terdengar suara tembakan dari luar ruangan.

Ketika personel memeriksa ke lokasi, AKP Ulil ditemukan tak bergerak dengan dua luka tembak di bagian kepala, yakni di pelipis kanan dan pipi kanan.

Pelaku, AKP Dadang, diduga menggunakan pistol jenis HS dengan nomor seri 260139 untuk menembak korban.

Pelaku meninggalkan tempat kejadian menggunakan mobil dinas Isuzu Dmax berplat 3-46.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti terkait peristiwa ini, antara lain, selongsong peluru kaliber 9 mm sebanyak sembilan butir.

Satu unit mobil Toyota Rush hitam dengan nomor polisi B 1215 QH dan Pistol jenis HS yang diduga digunakan pelaku.

Baca Juga  Semen Padang FC Jamu Persita, Dejan Antonic Reuni dengan Mantan Klub

Motif Diduga Karena Penangkapan

Menurut informasi awal, insiden ini diduga dipicu oleh ketidakpuasan AKP Dadang terhadap penangkapan pelaku tambang galian C yang dilakukan Sat Reskrim Polres Solok Selatan.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan melalui pesan whatsapp membenarkan kejadian tersebut.

“Iya, benar telah terjadi penembakan. Untuk kasusnya masih dalam tahap penyelidikan,” kata Dwi.

Hingga saat ini, polisi telah meminta keterangan dua saksi serta mengamankan barang bukti untuk mendukung proses penyelidikan.

“Perkembangan nanti akan disampaikan,” tambah Dwi. (*)