Berita

Mahyeldi Serap Aspirasi Pedagang Pasar Belimbing, Fokus Penataan dan Kebersihan

×

Mahyeldi Serap Aspirasi Pedagang Pasar Belimbing, Fokus Penataan dan Kebersihan

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Calon Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, mengunjungi Pasar Belimbing, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Padang, Rabu (20/11).

Dalam kegiatan silaturahmi tersebut, Mahyeldi didampingi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, Iqbal dan Amasrul.

Kunjungan ini dimanfaatkan untuk menyapa pedagang sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat.

Beberapa pedagang menyampaikan keluhan, terutama terkait aksesibilitas pasar dan masalah sampah yang mengganggu kenyamanan.

“Buya, tolong bantu pasar kami. Pengelolaan sampah di sini tidak maksimal, baunya menyengat dan membuat pedagang serta pengunjung tidak betah,” ujar Narizal, salah seorang pedagang.

Baca Juga  Momen Haru Lina saat Warung Lontongnya Dikunjungi Gubernur Mahyeldi

Selain itu, Narizal juga menyoroti banyaknya toko yang kosong di dalam pasar.

“Pedagang lebih banyak berjualan di pinggir jalan sehingga pengunjung malas masuk ke dalam pasar,” tambahnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Mahyeldi menyatakan perlunya penataan ulang pasar agar lebih nyaman dan tertib.

“Tadi kita menerima beberapa masukan dari pedagang, termasuk masalah akses dan bau sampah yang menyengat. Saya rasa pasar ini perlu penataan yang lebih baik, termasuk mengaktifkan kembali toko-toko yang saat ini kosong atau diambil alih pihak lain,” ujarnya.

Baca Juga  Gelapkan Motor Teman, Rivo Ditangkap Polisi di Padang Selatan

Mahyeldi juga berharap pasangan Iqbal-Amasrul, jika terpilih, dapat memasukkan perbaikan pasar sebagai salah satu agenda prioritas.

“Mudah-mudahan nanti Pak Iqbal dan Pak Amasrul terpilih sehingga agenda untuk merapikan pasar-pasar kita dapat segera terlaksana,” ungkapnya.

Amasrul: Evaluasi untuk Perbaikan

Calon Wakil Wali Kota Padang, Amasrul, turut menambahkan bahwa evaluasi akan dilakukan untuk mengatasi berbagai kekurangan yang ditemukan di pasar.

“Kita evaluasi kekurangan-kekurangan yang ada di pasar ini, sehingga solusi konkret dapat segera diterapkan,” kata Amasrul. (*)