INGATLAH.COM – Sebuah ruko sembako di kawasan Mampang Prapatan terbakar hebat pada Kamis (24/10/2024) petang.
Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Suhudi, memastikan tidak ada korban dalam insiden ini.
“Korban nihil,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada media pada Kamis malam.
Kebakaran yang melahap ruko dua lantai itu bermula dari lantai dua, di mana api sudah terlihat membesar sekitar pukul 18.00 WIB.
“Api terlihat sudah besar di lantai dua, tepatnya di ruang manajemen,” jelas Suhudi.
Asap pekat memenuhi ruangan, disertai ledakan yang terdengar beberapa kali, membuat warga sekitar panik. Mereka segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.
Namun, proses pemadaman menghadapi hambatan. Petugas Damkar kesulitan mengakses lantai dua karena terhalang oleh pagar teralis, sehingga mereka harus melakukan forcible entry atau masuk secara paksa.
“Memang ada kendala akses ke lantai dua, tapi tim berhasil masuk dan memadamkan api,” ungkapnya.
Upaya pemadaman akhirnya berhasil menaklukkan api pada pukul 19.18 WIB, setelah 26 unit pemadam dan 75 personel dikerahkan ke lokasi.
Sebelum api berhasil dipadamkan, kondisi di sekitar lokasi kebakaran sempat memanas. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan pada tahap awal, dan 45 personel bekerja keras memadamkan api yang cepat membesar.
Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Syamsul Huda, sebelumnya menyatakan bahwa situasi dalam kondisi kritis saat api pertama kali dilaporkan.
“Situasi merah, proses pemadaman masih berlangsung,” ujarnya pada Kamis malam.
Syamsul juga menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 18.00 WIB dan segera mengirim lima unit mobil pemadam ke lokasi dalam waktu dua menit. Pemadaman dimulai pukul 18.07 WIB.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran.
Penyidikan masih berlangsung untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian dan kemungkinan adanya korban dalam insiden ini.
Polisi telah mengamankan area sekitar untuk memastikan keselamatan warga dan kelancaran proses pemadaman. (*)





