INGATLAH.COM – Pratiwi Noviyanthi, seorang mantan pramugari yang kini aktif sebagai YouTuber dan ketua Yayasan Peduli Kemanusiaan, tengah menghadapi masalah hukum.
Berniat membantu sesama, Novi justru dilaporkan ke polisi oleh Agus Salim, seorang pria yang menjadi korban siraman air keras hingga menyebabkan kebutaan permanen.
Konflik bermula saat Novi bersama Denny Sumargo menggalang donasi untuk biaya pengobatan Agus.
Namun, permasalahan muncul terkait dugaan penyalahgunaan dana donasi oleh Agus dan keluarganya. Hal ini membuat Novi menarik dana donasi dari rekening Agus ke rekening yayasan.
Menurut Novi, uang tersebut digunakan untuk kebutuhan di luar perawatan medis, seperti pembayaran utang dan belanja online.
Merasa nama baiknya dicemarkan, Agus melaporkan Novi ke Polda Metro Jaya dengan bantuan pengacara Farhat Abbas.
“Apa aku harus speak up? Ternyata hasil mutasi yang 98 juta bukan hanya untuk bayar rumah, ada transfer ke rekening lain,” tulis Novi dalam unggahan Instagram Stories-nya, mengisyaratkan adanya ketidaksesuaian penggunaan dana.
Riwayat Bantuan dan Kontroversi Sosial
Sebelumnya, Novi kerap terlibat dalam aksi sosial membantu orang-orang yang kesulitan, termasuk mengurus ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) dan anak-anak mereka.
Ia bahkan sempat tersandung masalah hukum saat dilaporkan keluarga anak yang dirantai di Bekasi pada Agustus 2022.
Tuduhan yang dilayangkan menyebut bahwa bantuan yang diberikan Novi hanya bertujuan untuk membuat konten di media sosial.
Perseteruan dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang juga pernah dialami Novi.
Dalam video yang viral, Novi mengungkapkan ketidaksenangannya saat Dinsos bersama kepolisian mengambil anak-anak asuhnya karena berkas administrasi yang tidak lengkap.
Peristiwa ini membuat Novi berjuang mengembalikan anak-anak tersebut ke rumah asuhannya.
Profil Biodata Singkat Pratiwi Noviyanthi
Novi lahir di Jakarta pada tahun 1994 dan memulai kariernya sebagai pramugari di maskapai nasional.
Akibat pandemi Covid-19, ia mengalami pengurangan jam terbang dan penghasilan, hingga akhirnya memutuskan untuk keluar dari profesinya.
Setelah itu, ia terjun ke dunia sosial dengan mendokumentasikan kegiatannya melalui kanal YouTube.
Meski banyak mendapat apresiasi atas aksi sosialnya, berbagai kontroversi kerap mengiringi perjalanan Novi.
Kini, ia harus menghadapi pertempuran hukum terkait pengelolaan dana donasi dan tuduhan pencemaran nama baik. (*)





