INGATLAH.COM – Sebuah video yang memperlihatkan seorang ayah membawa bayi yang baru lahir ke konser musik pada siang hari menjadi viral di media sosial.
Penelusuran dari Ingatlah.com menunjukkan bahwa video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok adelkajol pada Kamis (17/8/2024).
Dalam rekaman itu, terlihat seorang pria berkaos putih menggendong bayi di tengah kerumunan orang.
Saat itu, matahari sangat terik, dan pria tersebut tampak menikmati lagu dari Band Dewa 19 sambil mengayunkan tubuhnya ke kanan dan kiri, tetap menggendong bayinya. Rambut sang bayi tampak basah oleh keringat.
Peristiwa ini terjadi di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Banten. Saat itu, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut 02, Andra Soni-Dimyati Natakusumah, mengadakan kampanye yang dimeriahkan dengan konser musik.
Acara tersebut juga menghadirkan sejumlah artis, seperti Dewa 19, Charly Van Houten and band, Raffi Ahmad, Ria Ricis, Inara Rusli, Marshel Widianto, Celine Evangelista, Tarra Budiman, Tasya Revina, Paula Verhoeven, hingga Aurel Hermansyah.
Melihat tindakan ayah yang membawa bayinya yang baru lahir ke konser musik, dokter Ayman Alatas memberikan kritik keras.
Ia menilai bahwa orangtua perlu lebih bijak dalam mempertimbangkan kesehatan anak, terutama bayi yang baru lahir.
“Sebagai orangtua, coba untuk berpikir bijak terutama untuk anaknya, apalagi baru lahir,” ujar dokter Ayman Alatas, seperti dikutip dari Ingatlah.com melalui TikTok.
Dokter Ayman Alatas menjelaskan sejumlah risiko yang mungkin timbul jika membawa bayi ke acara konser.
“Sudah dibawa ke konser, suaranya keras, ditambah terkena sinar matahari secara langsung,” katanya.
Ia menambahkan bahwa suara keras di konser dapat mengganggu pendengaran bayi yang masih sangat sensitif.
“Enggak usah bayi, orang dewasa saja kalau suara keras bisa ganggu pendengaran, apalagi bayi.”
Selain itu, dokter Ayman Alatas juga mengkhawatirkan efek paparan sinar matahari terhadap bayi.
“Takutnya bisa mengganggu perkembangannya, lalu yang kedua, paparan sinar matahari—kita saja kena sinar matahari bisa kebakar kulitnya, apalagi bayi,” jelasnya.
Ia juga menyoroti risiko kesehatan lain, seperti kerumunan yang mungkin menjadi sumber penularan penyakit.
“Di sana banyak orang, kita enggak tahu mereka sakit atau enggak,” imbuhnya.
Menurut dokter Ayman Alatas, bayi memiliki daya tahan tubuh yang masih lemah dan kulit yang sangat sensitif.
“Sebagai orang dewasa, kita harus bisa berpikir untuk kesehatan bayi kita,” tegasnya.
“Kita tahu bayi itu daya tahan tubuhnya masih lemah, kulitnya sensitif, enggak bisa disamakan dengan orang dewasa,” tambahnya. (*)





