INGATLAH.COM – Pensiunan ASN (Apartur Sipil Negara) pukul sopir truk pengangkut gas elpiji dengan sangkur, lantaran tidak terima kendaraannya disalip korban.
Aksi kekerasan yang dilakukan pelaku berinisial SI viral di Media Sosial, yang terjadi di Jalan Sudirman Ujung, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Kamis (17/10/24), Sekitar pukul 10.00 Wib.
Dijelaskan Kapolsek Rumbai Pesisir, Akp Budi Pramana pada Jum’at (18/10/24), pemukulan menggunakan senjata tajam jenis sangkur itu berawal dari pelaku yang tidak terima kendaraannya disalip oleh korban.
“Mobil truk gas elpiji menyalip mobil Pelaku, kemudian pelaku merasa tersinggung, akhirnya dipalang, dan kemudian berhenti,” jelas Kapolsek.
Pria berumur 62 tahun ini dikatakan Budi, turun dari kendaraannya membawa Sangkur berukuran 40 sentimeter, kemudian melakukan pemukulan ke bagian kepala sopir truk berinisial MY.
“Pada saat itu, kepala korban mengalami robek, kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Misbah, dan dijahit delapan jahitan,” ungkapnya.
Setelah mendapat laporan korban, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Marco, berhasil meringkus pelaku, saat hendak melarikan diri ke Wilayah Kabupaten Siak.
“Pelaku kemarin ditangkap di daerah Tualang, Perawang, Kabupaten Siak, karena pada saat itu kejadian viral. Pelaku merasa risih, kemudian melarikan diri ke arah Tualang,” Jelasnya.
Pihaknya dikatakan Budi, telah melakukan pengecekan urine tersangka, agar mengetahui apakah pelaku mengkonsumsi narkoba.
“Untuk pengecekan urine, setelah kami cek, tidak dalam pengaruh Narkoba,” tutupnya.





