Utama

Polisi Amankan Tiga Pengguna Ekstasi di Pesta Karaoke Pekanbaru

×

Polisi Amankan Tiga Pengguna Ekstasi di Pesta Karaoke Pekanbaru

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Dua pria berinisial SW dan IF serta seorang wanita berinisial KHA diamankan polisi usai kedapatan mengonsumsi narkoba saat berpesta di salah satu ruangan karaoke di Pekanbaru.

Penggerebekan tersebut dilakukan di Room Singapura KTV New Sago Hotel Furaya, Jalan Sudirman, Kota Pekanbaru, pada Senin (14/10/2024) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Kepala Ditresnarkoba Polda Riau, Kombes Pol Manang Soebeti, membenarkan peristiwa ini pada Kamis (17/10/2024).

Menurutnya, tim berhasil mengamankan 11 orang yang sedang berpesta di room karaoke tersebut, dan setelah dilakukan tes urin, tiga orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis pil ekstasi.

Baca Juga  Kenakan Nomor 9, Mbappe Diperkenalkan Madrid di Bernabeu

“Kami mengamankan 11 orang dari Room Singapura KTV New Sago Hotel Furaya, dan 3 di antaranya positif mengonsumsi ekstasi setelah tes urin dilakukan,” jelas Kombes Manang.

Penggerebekan bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya pesta narkoba di tempat tersebut.

Berdasarkan informasi tersebut, Kasubdit II Kompol Riyan Fajri beserta tim langsung menuju lokasi dan melakukan penggerebekan.

Saat tiba di tempat kejadian, petugas menemukan 11 pengunjung sedang asyik berpesta dan bergoyang di dalam ruangan.

Tim kemudian melakukan penggeledahan di ruangan tersebut namun tidak menemukan barang bukti narkoba.

Baca Juga  TP PKK Propinsi Riau Gelar Pelatihan MC

Menurut Kombes Manang, SW, IF, dan KHA mengakui telah mengonsumsi ekstasi sebelum masuk ke dalam KTV.

“Mereka mengaku sudah mengonsumsi ekstasi sebelum memasuki room karaoke. Ketiga pelaku akan kami serahkan ke BNNP Riau untuk menjalani rehabilitasi,” tambah Manang.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami asal usul ekstasi yang dikonsumsi oleh ketiga pelaku.

Sementara itu, delapan orang lainnya akan dibebaskan setelah melengkapi administrasi surat perintah pelepasan, karena tidak terbukti terlibat dalam penggunaan narkoba tersebut.

“Kami akan tetap menyelidiki dari mana mereka mendapatkan ekstasi itu,” pungkasnya.