Berita

Polisi Temukan Indikasi Pembunuhan di Balik Penemuan Mayat di Jurang Sitinjau Lauik

×

Polisi Temukan Indikasi Pembunuhan di Balik Penemuan Mayat di Jurang Sitinjau Lauik

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Penemuan mayat laki-laki di jurang kawasan Sitinjau Lauik, Padang, Sumatera Barat, Senin (14/10), diduga kuat merupakan korban pembunuhan.

Dugaan tersebut muncul setelah pihak kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan dan otopsi terhadap jasad yang ditemukan terbungkus kain merah itu.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Deddy Adriansyah Putra, mengungkapkan bahwa indikasi pembunuhan semakin jelas setelah otopsi menunjukkan adanya luka akibat benda tumpul di bagian kepala korban.

“Penyebab kematian korban adalah gagal napas, dan ada luka pada kepala yang diakibatkan oleh benda tumpul. Ini yang mendasari dugaan kuat adanya tindakan kekerasan sebelum korban meninggal,” jelas Deddy pada Rabu (16/10).

Baca Juga  Di Tengah Duka Sumbar, Wakapolri Tinjau Posko Identifikasi Korban Bencana

Deddy menambahkan bahwa pihaknya masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan di mana lokasi pasti korban dibunuh apakah terjadi di Kota Padang atau di luar kota sebelum akhirnya jasad korban dibuang ke jurang Sitinjau Lauik.

“Kami juga sedang menyelidiki apakah korban sudah meninggal saat dibuang ke jurang atau masih hidup saat itu,” katanya.

Proses penyelidikan ini akan menentukan wilayah hukum yang berwenang untuk menangani kasus tersebut.

Jika kejadian terjadi di Padang, maka Polresta Padang akan melanjutkan penyidikan. Namun, jika ditemukan bahwa pembunuhan terjadi di luar Padang, maka perkara akan diserahkan ke Polres setempat.

Korban yang awalnya ditemukan tanpa identitas, berhasil diidentifikasi oleh personel Unit Inafis Polresta Padang.

Baca Juga  Ditpolairud Polda Riau Gelar Buka Puasa Bersama Nelayan Sungai Siak

Diketahui korban bernama Anton (39), seorang buruh harian lepas asal Parit Rantang, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat.

Sebelum ditemukan tewas, Anton terakhir kali terlihat di Payakumbuh pada Jumat (13/10).

Keluarganya sempat melaporkan kehilangan Anton ke polisi, namun sayangnya, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Padang pada Senin (14/10).

Penemuan mayat ini sempat mengejutkan warga sekitar karena lokasi penemuan yang berada di perbatasan Padang-Solok dan kondisi mayat yang terbungkus kain merah.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap fakta di balik kematian tragis ini.