HukrimRiau

Kanwil Ditjenpas Riau Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Binaan Lewat Pendidikan

×

Kanwil Ditjenpas Riau Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Binaan Lewat Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Kanwil Ditjenpas Riau Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Binaan Lewat Pendidikan
Kanwil Ditjenpas Riau Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Binaan Lewat Pendidikan

INGATLAH.COM – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau terus mendorong peningkatan kualitas pembinaan warga binaan melalui program pendidikan kesetaraan.

Program ini memberikan kesempatan bagi narapidana dan anak binaan untuk terus belajar, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Pendidikan kesetaraan yang dilaksanakan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Riau menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan, membangun kepercayaan diri, dan mendorong kemandirian warga binaan.

Selain menjadi sarana memperoleh ilmu, pendidikan juga diharapkan menjadi bekal untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Rudy Fernando Sianturi, melalui Humas Kanwil Ditjenpas Riau, Surya, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan masa depan warga binaan.

Baca Juga  Tak Kuasa Tahan Tangis, Sineria Temukan Hidayah dan Masuk Islam di Pekanbaru

“Pendidikan bagi warga binaan bukan sekadar pemenuhan hak, tetapi merupakan investasi bagi masa depan. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga binaan dan anak binaan memiliki kesempatan untuk terus belajar, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Rudy, Jumat (16/10/2026).

Ia menegaskan, masa lalu tidak seharusnya menjadi penghalang bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Masa lalu tidak boleh membatasi masa depan. Melalui pendidikan, kami menumbuhkan harapan, membuka peluang perubahan, serta mempersiapkan mereka untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat,” katanya.

Menurut Rudy, kesempatan memperoleh pendidikan di lingkungan pemasyarakatan diharapkan dapat mendorong warga binaan untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas diri.

Baca Juga  Dugaan Pencabulan Santriwati Gegerkan Kuansing

Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan, mereka diharapkan memiliki kepercayaan diri serta kesiapan untuk beradaptasi ketika kembali ke lingkungan sosial.

Upaya penguatan pendidikan tersebut sejalan dengan semangat Transformasi Bangsa yang mendorong sistem pemasyarakatan berorientasi pada pembinaan dan perubahan perilaku.

Pembinaan tidak hanya berfokus pada pelaksanaan masa pidana, tetapi juga mempersiapkan warga binaan agar mampu menjalani kehidupan secara mandiri setelah kembali ke masyarakat.

Melalui program pendidikan kesetaraan dan penguatan pembinaan, Kanwil Ditjenpas Riau berupaya menghadirkan pemasyarakatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat,” tutup Rudy.

Kesempatan untuk terus belajar dan memperbaiki diri diharapkan mampu menumbuhkan harapan, membuka peluang perubahan, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.