Liga IndonesiaOlahragaPekanbaru

Begini Pengakuan Pelatih PSMS Medan Usai Dikalahkan PSPS Pekanbaru 2-1

×

Begini Pengakuan Pelatih PSMS Medan Usai Dikalahkan PSPS Pekanbaru 2-1

Sebarkan artikel ini
Begini Pengakuan Pelatih PSMS Medan Usai Dikalahkan PSPS Pekanbaru 2-1
Begini Pengakuan Pelatih PSMS Medan Usai Dikalahkan PSPS Pekanbaru 2-1

INGATLAH.COM – Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto mengakui bahwa anak asuhnya kesulitan melawan PSPS Pekanbaru pada pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027.

Laga yang digelar di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Minggu (11/10/2026) itu berakhir  dengan skor 1-2 untuk kekalahan PSMS Medan.

Kekalahan ini sekaligus menjadi yang pertama bagi PSMS pada kompetisi musim ini.

Eko menilai pertandingan berjalan sulit bagi anak asuhnya, terutama setelah Rizdjar Nurviat menerima kartu merah pada menit ke-31.

Kehilangan satu pemain membuat PSMS harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Seusai pertandingan, Eko terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat kepada PSPS Pekanbaru atas kemenangan yang diraih di hadapan pendukungnya sendiri.

Baca Juga  Arus Mudik 2026 Melonjak, Bandara SSK II Pekanbaru Layani 125 Ribu Penumpang

“Pertama, selamat untuk PSPS Pekanbaru. Di babak pertama, kita kesulitan,” ujar Eko Purdjianto, Minggu (11/10/2026).

Menurutnya, situasi semakin berat setelah PSMS harus bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang berusaha memberikan perlawanan hingga pertandingan berakhir.

“Kita sudah kalah dengan 10 pemain. Tetapi usaha para pemain sangat luar biasa,” jelasnya.

Eko juga menilai PSMS sebenarnya masih mampu menunjukkan permainan yang cukup baik.

Namun, timnya gagal mempertahankan hasil hingga akhir pertandingan setelah kebobolan pada menit-menit terakhir.

Baca Juga  Polri Hadir di Tengah Petani, Bhabinkamtibmas Polsek Rumbai Barat Cek Lahan Jagung Manis di Agrowisata

Kemenangan PSPS ditentukan oleh kontribusi dua pemain pengganti yang berhasil mencetak gol.

Situasi tersebut menjadi salah satu catatan penting bagi PSMS dalam mengevaluasi penampilan mereka.

“Kita bermain cukup baik, tetapi di menit terakhir kita tadi kebobolan,” lanjutnya.

Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi Eko dan tim pelatih PSMS Medan.

Sejumlah kekurangan, termasuk cara menghadapi situasi ketika bermain dengan 10 pemain dan menjaga konsentrasi pada menit-menit akhir, perlu diperbaiki.

Eko menegaskan, PSMS akan melakukan evaluasi agar dapat tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.

“Kita akan perbaiki untuk pertandingan berikutnya melawan tim PSPS Pekanbaru,” tutupnya.