INGATLAH.COM – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja sama berbagai pihak yang telah mempercepat proses naturalisasi dua pesepakbola, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders.
Prosesi pengambilan sumpah kewarganegaraan bagi keduanya dilakukan di Brussel, Belgia, pada Senin (30/9).
Erick menyebut percepatan ini sebagai bentuk fleksibilitas karena kebutuhan mendesak timnas Indonesia menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, DPR, Kemenkumham, Kemendagri, dan Dukcapil DKI Jakarta yang telah mendukung proses naturalisasi Mees dan Eliano,”ujar Erick.
“Pengambilan sumpah ini harus dilakukan di Brussel karena jadwal kedua pemain tidak memungkinkan untuk datang ke Indonesia. Kami berharap mereka dapat memperkuat timnas saat menghadapi Bahrain dan China pada Oktober nanti,” lanjutnya.
Sebelum sumpah diambil, PSSI bergerak cepat dalam waktu seminggu, mulai dari pembahasan di Komisi III dan X DPR hingga pertemuan dengan Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas.
Proses ini kemudian berlanjut dengan penerbitan Keputusan Presiden yang memungkinkan pengambilan sumpah di luar negeri.
Pengambilan sumpah dihadiri oleh perwakilan Kemenkumham, Dirjen AHU Cahyo Rahadian Muzhar, dan Dubes RI untuk Belgia dan Uni Eropa, Andri Hadi, serta anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga.
Erick berharap dengan tambahan dua pemain naturalisasi ini, timnas dapat tampil maksimal dalam dua laga tandang krusial melawan Bahrain pada 10 Oktober dan China pada 15 Oktober.
“Saya yakin, dengan adanya Mees dan Eliano, coach Shin Tae-yong akan memiliki strategi baru untuk timnas,” tambahnya.
Eliano Reijnders, gelandang PEC Zwolle, adalah adik dari pemain AC Milan dan Timnas Belanda, Tijjani Reijnders.
Eliano memiliki darah Indonesia dari ibunya, Angelina Syane Lekatompessy, yang berdarah Ambon dan lahir di Jakarta.
Sementara itu, Mees Hilgers, bek utama FC Twente, memiliki darah Sulawesi Utara dari ibunya, Linda Tombeng. (*)





