RiauKampar

Cuaca Ekstrem, Kapolsek Kampar Pasang Benteng Anti-Karhutla di Kampar Utara

×

Cuaca Ekstrem, Kapolsek Kampar Pasang Benteng Anti-Karhutla di Kampar Utara

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah kondisi cuaca ekstrem membuat Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid, S.H., bergerak cepat. Bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan elemen masyarakat, ia membangun komitmen bersama untuk memutus potensi kebakaran sejak dini.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas pencegahan Karhutla dalam kegiatan rapat persiapan MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar di Aula Kantor Camat Kampar Utara, Jumat (11/9/2026).

Sekitar 40 undangan hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Camat Kampar Utara Samsurizal, S.E., Kepala KUA Kampar Utara Yahdi Yauza, S.Ag., Kepala UPT Puskesmas Sawah Mis Meri, S.Si., Ketua LPTQ Kampar Utara Zulfahmi, S.Sos., para kepala desa, kepala sekolah serta perwakilan UPT Dikpora.

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah meminta seluruh pihak tidak menganggap remeh sumber api sekecil apa pun. Larangan membuka lahan dengan cara membakar kembali ditegaskan, termasuk larangan membakar sampah sembarangan dan membuang puntung rokok.

Baca Juga  Dukung Asta Cita dan Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Tambang Turun Cek Kebun Warga

“Dengan cuaca yang saat ini cukup ekstrem, kami mengimbau tidak ada yang membuka lahan dengan cara membakar. Jangan membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan,” tegas Asdisyah.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan yang sudah dibersihkan atau dilakukan steaking.

Bagi kepolisian, pencegahan menjadi langkah utama. Sebab, ketika api sudah membesar, penanganannya akan jauh lebih sulit dan dampaknya dapat meluas ke lingkungan serta masyarakat.

Karena itu, Pakta Integritas diteken sebagai bentuk komitmen bersama untuk tidak membakar hutan dan lahan, mencegah serta melaporkan setiap tindakan pembakaran dan menjaga kelestarian lingkungan.

Spanduk Pakta Integritas juga dipasang di wilayah Kampar Utara sebagai pengingat publik bahwa pencegahan Karhutla bukan hanya tugas polisi.

Baca Juga  Ternyata Eks Persebaya yang Gabung PSPS Pekanbaru Ini Pernah Main 33 Kali di Kompetisi Tertinggi

“Pencegahan harus dilakukan bersama. Kepolisian tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan pemerintah, pemerintah desa dan masyarakat,” pesan AKP Asdisyah.

Menariknya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat syiar Islam. Kecamatan Kampar Utara akan mengirimkan sekitar 30 peserta untuk mengikuti MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026 di Kecamatan Gunung Sahilan.

Kapolsek memberikan bantuan tunai Rp3 juta kepada Camat Kampar Utara Samsurizal untuk mendukung operasional kafilah dan tim official.

AKP Asdisyah berharap MTQ tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Dengan dua agenda tersebut, Kampar Utara membangun dua benteng sekaligus: memperkuat nilai keagamaan melalui MTQ dan memperkuat kesadaran lingkungan untuk mencegah Karhutla.