BengkalisUtama

Remaja 18 Tahun di Bengkalis Diduga Ditendang Gajah Liar, Begini Kata Balai Besar KSDA Riau

×

Remaja 18 Tahun di Bengkalis Diduga Ditendang Gajah Liar, Begini Kata Balai Besar KSDA Riau

Sebarkan artikel ini
Remaja 18 Tahun di Bengkalis Diduga Ditendang Gajah Liar, Begini Kata Balai Besar KSDA Riau
Remaja 18 Tahun di Bengkalis Diduga Ditendang Gajah Liar, Begini Kata Balai Besar KSDA Riau

INGATLAH.COM – Seorang remaja di Bengkalis bernama Mikhael Daniel Simarmata (18) dilaporkan terluka usai diduga ditendang gajah liar.

Menanggapi hal itu, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau akhirnya memberikan penjelasan.

Kepada ingatlah.com, Kepala Bagian Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, mengatakan bahwa insiden itu terjadi di wilayah Sebanga.

“Korban mengalami luka-luka setelah diduga terkena tendangan gajah liar saat berupaya mengusir satwa tersebut,” katanya.

Peristiwa itu diketahui saat Tim BBKSDA Riau melalui Seksi Konservasi Wilayah III turun ke lokasi pada Jumat (21/8/2026) untuk menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai aktivitas gajah liar.

“Pada Jumat, 21 Agustus 2026, menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas gajah liar, Tim Balai Besar KSDA Riau melalui Seksi Konservasi Wilayah III menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan,” ujar Ujang.

Baca Juga  Pj Wali Kota Pekanbaru Dibawa KPK ke Jakarta Usai OTT

Setibanya di lokasi, tim didampingi warga setempat melakukan pemeriksaan.

Petugas menemukan jejak gajah liar dan kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan lapangan, ditemukan dua titik lokasi kejadian yang seluruhnya berada di dalam kawasan Suaka Margasatwa Pusat Latihan Gajah Sebanga.

Ujang menjelaskan, pada titik kejadian pertama, Mikhael diduga mengalami insiden dengan gajah liar ketika melakukan upaya pengusiran.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian pinggang dan paha.

Mikhael kemudian mendapatkan penanganan medis di rumah sakit untuk mengobati luka yang dialaminya.

Setelah menerima laporan dan melakukan pemeriksaan di lokasi, tim BBKSDA Riau juga melakukan penyisiran untuk memastikan keberadaan gajah liar tersebut.

Namun, dari penyisiran yang dilakukan, petugas tidak lagi menemukan keberadaan satwa tersebut di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga  Belasan Gajah Liar Masuk Perumahan Karyawan di Siak, Begini Pesan Kapolres

BBKSDA Riau mengimbau masyarakat agar tetap tenang apabila kembali menemukan keberadaan gajah liar di sekitar permukiman maupun aktivitas masyarakat.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan diri maupun satwa dilindungi tersebut.

“Apabila kembali ditemukan keberadaan gajah liar di sekitar permukiman warga, diharapkan segera melaporkan kepada aparat desa dan dapat menghubungi Call Centre Balai Besar KSDA Riau agar dapat dilakukan penanganan sesuai prosedur,” kata Ujang.

BBKSDA Riau bersama instansi terkait, lanjutnya, akan terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap keberadaan kawanan gajah liar di wilayah tersebut.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya konflik lanjutan sekaligus memastikan keselamatan masyarakat dan kelestarian satwa liar yang dilindungi.