INGATLAH.COM – Ancaman kabut asap tak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga menyentuh langsung keselamatan dan kesehatan masyarakat. Merespons kondisi tersebut, Polsek Payung Sekaki turun ke jalan membagikan 300 masker gratis kepada warga di Simpang Empat Traffic Light Jalan Soekarno-Hatta, Selasa (25/8/2026) sore.
Aksi kemanusiaan itu dipimpin Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin Lumban Gaol, S.H., M.M., dengan melibatkan lima personel. Petugas menyasar masyarakat yang paling banyak terpapar udara luar, mulai dari pengendara sepeda motor, pejalan kaki, pedagang, hingga anak-anak dan lansia.
Satu per satu masker diberikan kepada masyarakat yang melintas. Polisi sekaligus menyampaikan peringatan agar warga tidak meremehkan dampak asap, terutama bagi kelompok rentan dan mereka yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan.
Petugas juga mengingatkan pengendara untuk memperhatikan jarak pandang. Asap yang mengganggu pandangan dapat meningkatkan risiko kecelakaan apabila pengendara tidak mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan.
Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin L Gaol melalui Kanit Reskrim IPDA Riski Aulia Wahyudi, S.H menegaskan bahwa langkah tersebut bukan sekadar pembagian masker, tetapi bagian dari upaya preventif kepolisian melindungi masyarakat.
“Kami hadir langsung di tengah masyarakat karena dampak kabut asap harus diantisipasi sejak dini. Jangan menunggu kondisi memburuk baru masyarakat menggunakan masker,” kata Riski.
Menurutnya, masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah diharapkan selalu menggunakan masker dan menjaga kondisi tubuh.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan. Kurangi aktivitas di luar ruangan bila tidak mendesak, gunakan masker, dan bagi pengendara tetap waspada karena jarak pandang bisa terbatas,” ujarnya.
Polsek Payung Sekaki memastikan situasi selama kegiatan berlangsung aman dan terkendali. Pembagian masker tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian memberikan perlindungan langsung kepada warga di tengah ancaman dampak Karlahut.





